KITAINDONESIASATU.COM – Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diguncang bencana hidrometeorologi pada Minggu (26/10) petang hingga malam. Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan, khususnya Kecamatan Cisolok, memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah titik, menimbulkan kepanikan warga.
Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengatakan hujan deras terjadi sejak pukul 13.00 hingga 19.30 WIB, dengan intensitas tinggi sehingga memicu bencana di tujuh lokasi utama.
“Lokasi terdampak meliputi Kampung Marinjung Hilir Desa Karangpapak, Kampung Karanghawu Desa Cisolok, Kampung Citiis Desa Cikahuripan, ruas jalan nasional di Kampung Kudalaut Desa Pasirbaru, Kampung Cigoler Desa Cisolok, dan Kampung Cikondang Desa Wangunsari, termasuk jalan menuju Geyser Cisolok,’’ ujar Okih, Senin (27/10).
Pendataan awal menunjukkan puluhan rumah terendam banjir. Di Kampung Marinjung Hilir, lima rumah rusak berat karena banjir setinggi 40 cm, sedangkan 10 rumah terdampak jebolnya Irigasi Cimarinjung. Di Kampung Cigoler, sekitar 50 rumah ikut terendam luapan sungai.
Tanah longsor juga merusak lima rumah di Kampung Cikondang, sementara TPT rumah warga di Desa Cikahuripan roboh. Kawasan wisata Karanghawu dan ruas jalan nasional di Kudalaut tak luput dari terjangan banjir, setinggi hingga 50 cm.
Meski bencana ini meluluhlantakkan hunian warga, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, 20 warga terpaksa mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat. Pemerintah setempat masih menghitung estimasi kerugian akibat bencana ini.
Camat Okih mengimbau warga untuk tetap siaga menghadapi hujan deras yang masih berpotensi terjadi, dan segera mengungsi jika rumah terancam. Bagi yang kehilangan dokumen kependudukan, diharapkan melapor ke pihak kecamatan. (*)


