KITAINDONESIASATU.COM – Nama Julia Prastini alias Jule tengah jadi sorotan publik usai terseret isu perselingkuhan dengan seorang pria bernama Safrie. Kabar ini sontak menghebohkan media sosial, mengingat Jule selama ini dikenal memiliki rumah tangga harmonis bersama suaminya, Na Daehoon, dan telah dikaruniai tiga anak.
Sebelum isu tersebut mencuat, Jule merupakan salah satu TikToker dan selebgram populer yang kebanjiran kerja sama dengan berbagai brand ternama. Konten-kontennya yang estetik dan persona yang familier membuatnya menjadi wajah yang sering muncul di kampanye digital. Namun kini, kabarnya beberapa brand memilih menunda atau bahkan memutus kerja sama setelah rumor perselingkuhan viral.
Estimasi Tarif Endorse Jule Sebelum Isu Muncul
Akun TikTok @juletrulala milik Jule memiliki lebih dari 1,8 juta pengikut, sementara akun Instagram @juliaprt7 yang sudah centang biru diikuti oleh lebih dari 933 ribu followers. Dengan basis penggemar sebesar itu, Jule termasuk dalam kategori macro-influencer di industri digital marketing.
Berdasarkan berbagai sumber, rata-rata tarif endorse untuk influencer sekelas Jule berada di kisaran:
Rp20 juta – Rp40 juta per video TikTok
Rp2,5 juta – Rp10 juta per posting Instagram
Rp4,5 juta – Rp11,5 juta untuk konten Instagram penuh (feed atau reels)
Namun angka-angka tersebut bersifat estimasi, bukan tarif resmi dari pihak Jule atau manajemennya. Nilai sebenarnya bisa berbeda tergantung durasi kerja sama, eksklusivitas, dan jenis konten yang diminta brand.
Dampak Isu Perselingkuhan terhadap Nilai Endorsement
Isu pribadi yang melibatkan seorang influencer bisa berdampak besar terhadap reputasi dan nilai komersial mereka. Dalam kasus Jule, beberapa laporan menyebut bahwa sejumlah brand menunda kolaborasi sampai situasi mereda.
Fenomena ini menunjukkan bahwa reputasi publik berperan penting dalam dunia endorsement. Brand cenderung lebih berhati-hati memilih figur publik agar tidak terseret dalam kontroversi yang bisa mencoreng citra mereka.
Meski Jule memiliki engagement tinggi dan komunitas pengikut yang solid, skandal seperti ini berpotensi menurunkan minat kerja sama dari pihak sponsor. Bila tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin tarif endorsement Jule akan mengalami penyesuaian signifikan ke bawah. (*)



