KITAINDONESIASATU.COM – Lebih dari satu dekade setelah dirilis, film James Bond “Skyfall” kembali mencuri perhatian publik. Dirilis pada tahun 2012 dan disutradarai oleh Sam Mendes, film ketiga Daniel Craig sebagai agen 007 kini sedang naik daun di platform Prime Video — membuktikan bahwa pesonanya belum pudar meski sudah berusia 13 tahun.
“Skyfall” mengisahkan perjalanan mata-mata legendaris Inggris, James Bond, saat berhadapan dengan mantan agen MI6 yang berbahaya, Raul Silva (diperankan oleh Javier Bardem). Saat pertama kali tayang di bioskop, film ini sukses besar dengan pendapatan global mencapai $1,1 miliar atau sekitar Rp17,6 triliun, menjadikannya film Bond terlaris sepanjang masa.
Kini, film tersebut kembali meraih popularitas di dunia streaming. Di Amerika Serikat, “Skyfall” menempati peringkat kedelapan film paling populer di Prime Video, mengalahkan judul-judul baru seperti Culpa Tuya (2024) dan Saquon (2025). Namun, masih berada di bawah beberapa film lain seperti Knight and Day (2010), No Time To Die (2021), dan Our Fault (2025) yang saat ini menempati posisi pertama.
Kesuksesan “Skyfall” juga menandai kebangkitan Daniel Craig setelah film sebelumnya, Quantum of Solace (2008), mendapat ulasan beragam akibat dampak pemogokan penulis. Mendes membawa nuansa emosional dan sinematik yang baru bagi franchise Bond — menjadikan “Skyfall” sebagai film dengan rating 92% di Rotten Tomatoes, hanya kalah tipis dari Casino Royale (2006) yang meraih 94%.
Selain aksi memukau, film ini juga mendapat pujian berkat penampilan para pemeran pendukung seperti Judi Dench, Ralph Fiennes, Naomie Harris, dan Ben Whishaw. Bahkan, banyak penggemar menganggap Raul Silva sebagai salah satu penjahat terbaik sepanjang sejarah James Bond.
Daniel Craig akhirnya mengakhiri perannya sebagai 007 lewat No Time To Die (2021), film yang menutup kisahnya dengan akhir yang mengejutkan — termasuk kematian karakter Bond, sesuatu yang belum pernah terjadi dalam sejarah 63 tahun waralaba ini.

