Viral

Panas Ekstrem Landa Jabodetabek: Ini Penjelasan BRIN dan BMKG Soal Suhu Capai 37 Derajat

×

Panas Ekstrem Landa Jabodetabek: Ini Penjelasan BRIN dan BMKG Soal Suhu Capai 37 Derajat

Sebarkan artikel ini
Panas Ekstrem Landa Jabodetabek: Ini Penjelasan BRIN dan BMKG Soal Suhu Capai 37 Derajat
Panas Ekstrem Landa Jabodetabek: Ini Penjelasan BRIN dan BMKG Soal Suhu Capai 37 Derajat

KITAINDONESIASATU.COM – Beberapa hari terakhir, wilayah Jabodetabek—terutama Jakarta dan Tangerang—mengalami cuaca panas ekstrem. Suhu udara di siang hari dilaporkan menembus 37 derajat Celsius, membuat masyarakat merasa gerah dan ramai mengeluh di media sosial. Banyak warganet membagikan foto termometer mobil yang menunjukkan suhu antara 36 hingga 38 derajat Celsius pada siang hari.

Peneliti Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Erma Yulihastin, menjelaskan bahwa penyebab utama panas ekstrem ini adalah berkurangnya tutupan awan di langit Jakarta dan sekitarnya. 

Ia menambahkan, dua bibit siklon tropis di wilayah utara Indonesia ikut memengaruhi pembentukan awan hujan. 

Akibatnya, “langit Jakarta dan Tangerang tampak biru cerah tanpa awan, sehingga sinar matahari langsung mengenai permukaan bumi tanpa hambatan.” Kondisi ini membuat suhu meningkat tajam, terutama antara pukul 11.00 hingga 15.00 WIB.

BMKG juga menyampaikan penjelasan senada. Menurut mereka, posisi matahari saat ini hampir tepat di atas garis khatulistiwa, sehingga intensitas radiasi matahari ke permukaan bumi menjadi sangat tinggi. 

Fenomena ini merupakan siklus tahunan yang biasanya terjadi setiap bulan Oktober. Selain itu, atmosfer yang kering dan cuaca cerah membuat panas bertahan lebih lama. 

Material seperti aspal dan beton di wilayah perkotaan juga menyerap panas dalam waktu lama, menyebabkan udara tetap hangat hingga malam hari. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *