Berita Utama

DPRD Banten Pasang Badan untuk Kepala SMAN 1 Cimarga

×

DPRD Banten Pasang Badan untuk Kepala SMAN 1 Cimarga

Sebarkan artikel ini
yeremia mendrofa1
Yeremia Mendrofa (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM-Anggota Komisi V DPRD Banten Yeremia Mendrofa sangat menyayangkan kasus viral yang berujung penonaktifan Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Dini Fitria, yang menegakkan peraturan.

“Saya sangat mendukung penegakan disiplin disekolah, apalagi kasus merokok diusia sekolah, harus dilarang betul, merokok selain merusak kesehatan diri dan oranglain bisa juga merongrong penghasilan orangtua yang dihabiskan buat rokok,” tegas  Yeremia, Rabu (15/10/2025).

Kata Yeremia, para siswa sekolah harus memiliki sopan santun terkhususnya kepada guru yang lebih tua. Dimana, guru memiliki tugas berat dalam mendidik generasi bukan saja ilmu pengetahuan tetapi karakter, budi pekerti, dan kedisiplinan. “Guru dan Orangtua mestinya bekerja sama dalam mendidik anak atau siswa,” ujarnya.

Kendati demikian, Yeremia menyebut jika lingkungan sekolah juga harus jauh dari kekerasan. Oleh karenanya, SOP dalam proses mengajar, penegakan kedisplinan, penangangan kasus mesti dibuat dan disosialisasikan sehingga terhindar dari hal-hal yg tidak diinginkan atau seperti kekerasan. “Pelibatan atau komunikasi dengan orangtua ketika ada pelanggaran siswa mesti dilakukan dengan baik,” tuturnya.

Lebih jauhnya, politisi PDIP ini meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten bisa segera melakulan mediasi dalam kasus ini dengan mengedepankan jalur kekeluargaan supaya tidak menjadi preseden buruk yang mempunyai dampak negatif bagi guru maupun siswa.

“Sekali lagi berharap case ini bisa segera dimediasi, penegakan disiplin sekolah terus ditingkatkan dgn SOP dan semakin erat kerjasama sekolah dgn orangtua dalam mendidik anak/siswa,” ujarnya.

Sebelumnya,  Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lebak Iyan Fitriana menyatakan bahwa para guru pada prinsipnya selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi peserta didiknya.

PGRI Lebak memberikan dukungan moral terhadap Kepala SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria, yang tengah menghadapi persoalan hukum, namun tidak membenarkan tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun. “Secara umum, kita selalu ingin menghadirkan proses pembelajaran yang aman, nyaman, inklusif, dan tanpa kekerasan. Bahkan, dalam kitab klasik Ta’limul Muta’allim disebutkan pentingnya menjaga relasi harmonis antara guru dan peserta didik,” ujar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *