KITAINDONESIASATU.COM – Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, dikabarkan mulai kehilangan kesabarannya terhadap pelatih Hansi Flick.
Pemain berusia 18 tahun itu merasa diperlakukan tidak adil oleh sang pelatih asal Jerman dan bahkan mengancam akan hengkang ke Paris Saint-Germain (PSG) jika situasi tak kunjung membaik.
Ketegangan muncul setelah Flick mengkritik pemainnya secara terbuka usai hasil imbang melawan Rayo Vallecano pada Agustus lalu.
Dalam pernyataannya, Flick menegaskan tidak ada ruang bagi “keegoisan” dalam tim, yang dianggap media Spanyol sebagai sindiran langsung kepada Yamal — pemenang Copa Award 2024 sebagai pemain muda terbaik dunia.
Menurut laporan dari Defensa Central, frustrasi Yamal semakin dalam. Ia merasa Flick telah bersikap tidak adil, terutama setelah pelatih tersebut menyorotnya secara publik.
Sumber yang sama menyebutkan, Yamal kini tengah mempertimbangkan masa depannya di Camp Nou dan membuka peluang pindah ke PSG atau bahkan ke klub Liga Inggris.
Konflik makin rumit karena Flick juga sempat berseteru dengan pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, soal pemanggilan Yamal ke kamp pra-musim.


