Sport

Hasil ARRC 2025 Sepang, Husni Fuadzy & Arbi Aditama Cetak Prestasi Gemilang

×

Hasil ARRC 2025 Sepang, Husni Fuadzy & Arbi Aditama Cetak Prestasi Gemilang

Sebarkan artikel ini
Hasil ARRC 2025 Sepang

KITAINDONESIASATU.COM – ARRC (Asia Road Racing Championship) 2025 kembali menghadirkan aksi menegangkan di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada Minggu (12/10). Race 2 kali ini menyuguhkan pertarungan sengit di semua kelas, mulai dari Underbone (UB) 150, Asia Production (AP) 250, hingga Asia Supersport (AS) 600.

Meskipun beberapa pembalap menghadapi tekanan ketat, ada beberapa nama yang berhasil menorehkan prestasi gemilang dan memastikan diri mereka semakin dekat dengan gelar juara.

Berikut rangkuman lengkap hasil dan klasemen terbaru ARRC 2025 setelah Race 2 di Sepang.

Husni Fuadzy Resmi Kampiun UB 150 ARRC 2025

Race 2 UB 150 berlangsung dengan ketat, melibatkan pembalap top Asia, termasuk Husni Fuadzy dari tim Ziear LFN HP969 MCR RBT 34 – Yamaha. Memulai dari posisi 3, Husni Fuadzy harus menghadapi duo Malaysia, Ahmad Afif Amran dan Md Akid Aziz, serta pesaing terdekatnya Fahmi Basam. Balapan yang hanya berlangsung lima lap ini membuat setiap kesalahan menjadi sangat krusial.

Meski finish di peringkat 8, Husni Fuadzy tetap tak terkejar di klasemen UB 150. Dengan tambahan 8 poin, total poinnya menjadi 202, unggul jauh dari Fahmi Basam yang hanya mengumpulkan 140 poin. Dengan sisa dua race di Buriram dan poin maksimal yang bisa dikumpulkan 50 angka, Husni Fuadzy dipastikan keluar sebagai juara UB 150 ARRC 2025.

Hasil Race 2 UB 150 Sepang – Top 8

  • Ahmad Afif Amran – 6 laps
  • Fahmi Basam +0,006 detik
  • M. Syirat Sauki +0,153 detik
  • Danial Damar +0,408 detik
  • Dimas Juli Atmoko +0,409 detik
  • Hafizd Fahril Rasyadan +0,469 detik
  • Kiki Sudarman Manurung +0,869 detik
  • Husni Zainul Fuadzy +0,899 detik
Baca Juga  Kerusuhan Warnai Pertandingan Persela vs Persijap dalam Laga Penentuan Play-off Liga 2 2024-2025

Klasemen UB 150 Setelah Race 2 Sepang – Top 8

  • Husni Zainul Fuadzy – 202 poin
  • Fahmi Basam – 140 poin (-62)
  • Ahmad Afif Amran – 125 poin (-77)
  • Dimas Juli Atmoko – 121 poin (-81)
  • Aditya Fauzi – 70 poin (-132)
  • Wahyu Aji Trilaksana – 66 poin (-136)
  • Md Akid Aziz – 63 poin (-139)
  • Gupita Kresna Wardhana – 62 poin (-140)

Husni Fuadzy memang tidak menargetkan podium pada race ini, tetapi strategi cerdasnya untuk menjaga poin membuatnya memastikan gelar juara UB 150 lebih awal sebelum balapan terakhir di Buriram.

Arbi Aditama Menang Race 2 AP 250, Dekatkan Diri ke Gelar Juara

Di kelas AP 250, Fadillah Arbi Aditama kembali menunjukkan kelasnya. Setelah hanya finis P15 pada Race 1 Sabtu (11/10), Arbi membalas dengan penampilan impresif di Race 2. Memulai balapan dari posisi 9, Arbi berhasil menaklukkan 8 lap tanpa hambatan berarti dan merebut kemenangan ke-5-nya di ARRC 2025.

Pesaing terdekat Arbi, Md Izam Ikmal dari Malaysia, hanya mampu finis di posisi 5. Dengan tambahan 11 poin, total poin Arbi kini 171, unggul 36 angka dari Izam Ikmal. Dengan dua race tersisa, peluang Arbi untuk meraih gelar AP 250 semakin terbuka lebar.

Hasil Race 2 AP 250 Sepang – Top 8

  • Fadillah Arbi Aditama – 8 laps
  • Md Murobbil Vitoni +0,373 detik
  • Irfan Ardiansyah +0,410 detik
  • Candra Hermawan +0,419 detik
  • Md Izam Ikmal +0,445 detik
  • Krittapat Keankum +0,530 detik
  • Aldiaz Aqsal Ismaya +0,786 detik
  • Galang Hendra Pratama +0,875 detik
Baca Juga  Debut Manis Thom Haye, Persib Tekuk Persebaya 1-0

Klasemen AP 250 Setelah Race 2 Sepang – Top 8

  • Fadillah Arbi Aditama – 171 poin
  • Md Izam Ikmal – 135 poin (-36)
  • Md Murobil Vitoni – 122 poin (-49)
  • Krittapat Keankum – 18 poin (-53)
  • Candra Hermawan – 97 poin (-74)
  • Galang Hendra Pratama – 97 poin (-74)
  • Irfan Ardiansyah – 81 poin (-90)
  • Md Danial Syahmi Ahmad Shahril – 70 poin (-101)

Kemenangan ini membuktikan konsistensi Arbi Aditama dalam menaklukkan AP 250. Strategi balapnya yang matang, dikombinasikan dengan kemampuan manuver di lintasan ketat, menjadi kunci suksesnya.

Persaingan Kelas SS 600 Semakin Ketat

Berbeda dari UB 150 dan AP 250, kelas AS 600 menyajikan drama berbeda. Adenanta Putra harus puas finis di peringkat 3. Sementara itu, Kasma Daniel berhasil naik ke posisi 2, sementara puncak direbut oleh Syarifuddin Azman dari Malaysia.

Klasemen SS 600 pun menunjukkan jarak poin yang rapat. Adenanta Putra masih memimpin dengan 152 poin, diikuti Kasma Daniel dengan 144 poin. Persaingan masih terbuka lebar, karena hanya selisih 8 poin memisahkan kedua pembalap, membuat dua race terakhir di Buriram menjadi sangat krusial.

Hasil Race 2 SS 600 Sepang – Top 8

  • Md Syarifuddin Azman – 10 laps
  • Kasma Daniel Kasmayudin +0,877 detik
  • Md Adenanta Putra +2,441 detik
  • Wahyu Nugroho +2,963 detik
  • Md Faerozi Toreqottullah +3,075 detik
  • Anupab Sarmon +3,561 detik
  • Thanat Laoongplio +3,750 detik
  • Md Helmi Azman +4,694 detik
Baca Juga  Pacquiao Gagal Rebut Juara Dunia di Usia 46 setelah Imbang Lawan Barrios

Klasemen SS 600 Setelah Race 2 Sepang – Top 8

  • Md Adenanta Putra – 152 poin
  • Kasma Daniel Kasmayudin – 144 poin (-8)
  • Anupab Sarmoon – 131 poin (-21)
  • Wahyu Nugroho – 108 poin (-44)
  • Md Syarifuddin Azman – 102 poin (-50)
  • Md Helmi Azman – 102 poin (-50)
  • McKinley Kyle Paz – 94 poin (-58)
  • Herjun Atna Firdaus – 83 poin (-69)

Dengan jarak poin yang tipis, persaingan di kelas SS 600 diprediksi akan berlangsung lebih dramatis dan menarik pada seri penutup di Buriram, Thailand.

Kesimpulan dan Prediksi Balapan Berikutnya

ARRC 2025 Sepang Race 2 membuktikan bahwa setiap kelas memiliki cerita sendiri. Husni Fuadzy berhasil memastikan gelar UB 150 lebih awal, Arbi Aditama mendekat ke gelar AP 250, sementara kelas SS 600 masih penuh ketidakpastian.

Dengan dua race tersisa di Buriram, para penggemar balap motor Asia memiliki alasan kuat untuk tidak melewatkan aksi para pembalap top ini. Persaingan sengit, strategi balap cerdas, serta manuver menegangkan di lintasan akan menjadi suguhan utama untuk seri penutup.

ARRC 2025 bukan hanya soal kecepatan, tapi juga soal konsistensi, strategi, dan keberanian mengambil risiko. Husni Fuadzy, Arbi Aditama, dan Adenanta Putra menjadi bukti nyata bahwa kemenangan bukan hanya ditentukan oleh siapa yang tercepat, tetapi juga siapa yang mampu bertahan dan menjaga fokus di momen krusial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *