KITAINDONESIASATU.COM – Pelatih timnas Irak, Graham Arnold memanggil striker klub Al-Quwa Al-Jawiya, Mohammed Jawad yang sekarang bergabung resmi bergabung dengan skuad Singa Mesopotamia di Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis (9/10/2025).
Pria berusia 29 tahun ini telah bergabung dengan skuad timnas Irak untuk laga Piala Dunia 2026 melawan Indonesia dan Arab Saudi.
Keputusan Graham ini sebagai bagian dari penguatan lini serang tim setelah memantau performanya di pertandingan liga lokal, Jawad tampil sangat baik bersama Al-Quwa Al-Jawiya, sehingga staf teknis memanggilnya untuk mengisi beberapa kekurangan di lini depan.
Tim nasional Irak melanjutkan latihannya hari ini di Jeddah, di bawah pengawasan staf teknis dan dihadiri oleh seluruh pemain yang dipanggil, sebagai persiapan untuk pertandingan berikutnya melawan Indonesia.
Selanjutnya tim kemudian akan melanjutkan pemusatan latihannya sebagai persiapan untuk pertandingan kedua melawan Arab Saudi.
Persiapan berjalan dengan positif, dengan para pemain sangat fokus dan bertekad untuk meraih hasil positif yang akan meningkatkan peluang tim untuk lolos ke Piala Dunia.
“Kami sangat bersemangat untuk pertandingan besok. Kami telah lama menantikan momen ini, dan kami 100 persen siap sekarang,” ujar Graham.
Arnold menambahkan bahwa tim Irak menjalani sesi latihan dengan sangat disiplin, seraya menambahkan bahwa hanya ada satu sesi latihan tersisa di mana mereka akan fokus pada performa mereka di lapangan.
“Saya telah memainkan banyak pertandingan krusial selama kualifikasi Piala Dunia, dan kami akan menjalani dua pertandingan berikutnya selangkah demi selangkah. Kami harus siap secara mental dan fisik,” katanya.
Kali ini dijelaskan Graham jika timnya berfokus pada pertandingan berikutnya dan hanya punya satu pertandingan lagi untuk difokuskan setelah melawan Indonesia.
Mengenai keikutsertaan Ayman Hussein dalam pertandingan tersebut, Arnold mengatakan, harus diperiksa secara cermat untuk memastikan kebugaran fisiknya, karena dia membutuhkan pemain yang benar-benar siap.
Sementara itu, pemain tim nasional Irak Rebin Sulaka meminta para penggemar Irak untuk mendukung tim dan menghadiri pertandingan.
Tim nasional Irak bercita-cita untuk lolos ke Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarahnya, setelah edisi 1986 di Meksiko. **


