News

Wakil Wali Kota Bogor Ajak Masyarakat Dukung Anak Cerebral Palsy Jalani Hidup Penuh Semangat

×

Wakil Wali Kota Bogor Ajak Masyarakat Dukung Anak Cerebral Palsy Jalani Hidup Penuh Semangat

Sebarkan artikel ini
wakil
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, berinteraksi dengan anak-anak penyandang Cerebral Palsy saat peringatan Hari Cerebral Palsy Dunia 2025 di Museum PETA, Bogor.(Kis/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Momen penuh haru dan semangat menyelimuti Museum PETA, Jalan Sudirman, Kamis 9 Oktober 2025 kemarin. Puluhan anak penyandang Cerebral Palsy (CP) bersama para orang tua mereka merayakan Hari Cerebral Palsy Dunia Tahun 2025 dengan wajah sumringah dan tawa yang menghangatkan suasana.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, hadir langsung dalam kegiatan tersebut untuk memberikan dukungan, semangat, dan motivasi kepada anak-anak istimewa yang tergabung dalam komunitas Ramah Cerebral Palsy (RCP) Bogor Raya. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh makna, ketika Jenal ikut berinteraksi, berdialog, hingga bernyanyi bersama anak-anak.

“RCP ini gerakan yang sangat mulia. Ada wadah bagi para orang tua yang memiliki anak-anak istimewa untuk terus mendapatkan edukasi, bimbingan, serta pengembangan bakat lainnya,” ujar Jenal Mutaqin.

Ia menegaskan, kehadirannya dalam peringatan Hari Cerebral Palsy Dunia bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kota Bogor terhadap anak-anak dengan kebutuhan khusus. Menurut Jenal, semua anak termasuk penyandang Cerebral Palsy memiliki hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan berkembang.

“Saya tegaskan, mereka memiliki hak yang sama dengan anak-anak lainnya. Maka dari itu, RCP menjadi wadah positif, di mana ada pelatih dan tutor yang rutin melakukan pertemuan setiap minggu,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak RCP diajak berkeliling museum, berdialog interaktif, serta menampilkan bakat seni mereka, mulai dari melukis hingga bernyanyi. Keceriaan terpancar dari wajah mereka saat hasil karya mereka dipamerkan.

Sebagai informasi, Cerebral Palsy atau lumpuh otak merupakan gangguan perkembangan otak yang menyebabkan gangguan pada kemampuan motorik, pergerakan, dan komunikasi anak. Meski begitu, dengan pendampingan dan stimulasi yang tepat, anak dengan Cerebral Palsy tetap dapat berprestasi di berbagai bidang.

Ketua Yayasan RCP Bogor Raya, Milandari Krisnawati, menyampaikan bahwa anak-anak dengan Cerebral Palsy sejatinya memiliki banyak keistimewaan dan potensi luar biasa di balik keterbatasan fisik yang mereka alami.

“Mereka tadi melukis, dan hasilnya bagus-bagus. Ini bukan penyakit, tetapi anugerah bagi kami para orang tua. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, kita lebih semangat, tidak menyerah, dan tidak bersedih,” kata Milandari.

Ia juga berharap peringatan Hari Cerebral Palsy Dunia dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin peduli dan memahami bahwa anak-anak dengan kebutuhan khusus bukan untuk dikasihani, melainkan untuk diberdayakan.

Melalui kegiatan seperti ini, Pemerintah Kota Bogor bersama komunitas RCP ingin menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berekspresi, dan berbahagia. Dukungan masyarakat dan lingkungan sekitar menjadi kunci agar anak-anak dengan Cerebral Palsy dapat tumbuh penuh percaya diri dan menjadi bagian aktif dari kehidupan sosial. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *