Berita Utama

TC Tirta Pakuan Jadi Pusat Pengembangan SDM Air Minum se-Indonesia

×

TC Tirta Pakuan Jadi Pusat Pengembangan SDM Air Minum se-Indonesia

Sebarkan artikel ini
tirta
Direktur Umum Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rivelino Rizky, bahwa tujuan utama pembentukan TC adalah untuk memastikan peningkatan kemampuan dan wawasan bagi seluruh pegawai Tirta Pakuan (KIS/ist)

KITAINDONESIASATU.COM– Di tengah tantangan peningkatan pelayanan air bersih dan kebutuhan akan tenaga profesional di sektor air minum, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melangkah lebih maju. Melalui pendirian Training Center (TC) Tirta Pakuan, perusahaan pelat merah ini berkomitmen mempercepat peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) internal, sekaligus membuka ruang belajar bagi PDAM se-Indonesia hingga masyarakat umum, termasuk kalangan insan media.

Sejak diresmikan, berbagai pelatihan sukses digelar oleh TC Tirta Pakuan. Tidak hanya untuk pegawai internal, tetapi juga diikuti oleh karyawan PDAM dari berbagai daerah di Indonesia. Fasilitas ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat kompetensi teknis, manajerial, dan pelayanan bagi para pelaku sektor air minum.

Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rivelino Rizky, menjelaskan bahwa tujuan utama pembentukan TC adalah untuk memastikan peningkatan kemampuan dan wawasan bagi seluruh pegawai Tirta Pakuan, sekaligus menjadi pusat transfer pengetahuan bagi PDAM lainnya di Tanah Air.

“Tujuan TC Tirta Pakuan ini sebenarnya ingin meningkatkan kemampuan internal Tirta Pakuan khususnya, selain itu untuk meningkatkan kemampuan terkait air minum teman-teman PDAM se-Indonesia,” ungkap Rivelino kepada wartawan, Kamis 9 Oktober 2025.

Menurutnya, pelatihan yang digelar tidak sekadar berbasis pengalaman lapangan, tetapi juga memperkuat aspek teori dan teknologi terbaru di bidang air minum.

“Jadi pada saat orang terbiasa melakukan perbaikan pipa bocor karena sudah pengalaman bertahun-tahun, tetapi teknologi dan teknik yang terbarukan teman-teman belum memiliki. Itu yang kami upgrade dalam pelatihan di TC Tirta Pakuan,” jelasnya.

Rivelino melanjutkan, melalui TC Tirta Pakuan diharapkan para pelaku di bidang air minum tidak hanya mengandalkan pengalaman kerja, tetapi juga memahami teori dan perkembangan teknologi modern.

“Dalam bidang perpompaan juga seperti itu. Mereka yang bekerja sudah lama tentu sudah terbiasa, tetapi belum meng-upgrade teknologi terbarukan. Itu yang harus dilakukan melalui pelatihan-pelatihan,” tambahnya.

Ia menegaskan, TC Tirta Pakuan menjadi wadah penting bagi proses transfer knowledge dari perusahaan yang sudah berpengalaman di bidang perpipaan dan perpompaan.

“Jadi TC Tirta Pakuan inilah sebagai suatu tempat pelatihan, transfer knowledge dari perusahaan yang memiliki pengetahuan perpompaan dan perpipaan. Itu tujuannya Training Center Tirta Pakuan,” tutur Rivelino.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *