KITAINDONESIASATU.COM – Jumlah korban meninggal yang berhasil dievakuasi dari reruntuhan gedung lantai tiga Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo berjumlah 59 orang hingga Senin, 6 Oktober 2025 sore pukul 15:30 WIB.
Jumlah korban yang dievakuasi tim SAR Gabungan 72 orang dengan rincian 59 meninggal dunia termasuk 6 body part atau potongan tubuh manusia.
Hingga saat ini tim SAR gabungan terus melakukan pencarian tanpa henti selama 24 jam dengan memfokuskan pembersihan puing dan pembongkaran struktur utama bangunan yang roboh dai berserakan di sekitar Ponpes Al Khoziny Buduran.
Upaya evakuasi terus berlangsung yang kini merambah di sisi sebelah utara yang merupakan bagian tidak terintegrasi dengan struktur utama yang ikut runtuh.
Berdasarkan data dari Basarnas per Senin, 6 Oktober 2025 pukul 15:30 WIB total korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 163 orang, dengan rincian 104 orang berhasil selamat dan 59 orang meninggal dnia termasuk 6 potongan tubuh yang belum dapat diidentifikasi.
Menurut perhitungan hingga saat ini masih terdapat 6 orang yang belum berhasil ditemukan, jumlah itu diperkirakan akan terus bertambah mengingat proses identifikasi dari potongan tubuh korban terus berlangsung.
Seluruh korban meninggal dan potongan tubuh oleh tim SAR langsung dievakuasi menggunakan ambulan menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim di Jl A Yani Kota Surabaya.
Daftar korban meninggal yang sudah teridentifikasi antara lain:
- Maulana Alfan, 15 tahun
warga Surabaya - Mochammad Mashudul Haq, 14 tahun
warga Surabaya - Muhammad Soleh, 22 tahun
warga Tanjung Pandan, Bangka Belitung - Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas, 17 tahun
warga Surabaya - Moch Agus Ubaidillah, 14 tahun
warga Krembangan, Surabaya - Firman Nur, 16 tahun
warga Tembok Lor Surabaya - Muhammad Azka Ibadurrahman, 13 tahun
warga Kenjeran, Surabaya - Daul Milal, 15 tahun
warga Sidokapasan Surabaya - Nurudin, 13 tahun
warga Bangkalan - Ahmad Rijalul Haq, 16 tahun
warga Surabaya. **


