KITAINDONESIASATU.COM – Tanda-tanda awal penyakit kanker, kadang sulit kita prediksi karena tanda yang terjadi kita menganggap hal biasa.
Namun jika signal itu terterjadi seperti batuk yang terus menerus atau batuk berdarah, kehilangan nafsu makan, berat badan terus menurun sampai sesak nafas hingga nyeri dada perlu Anda waspadai.
Bisa saja itu tanda-tanda awal kanker paru-paru yang perlu diwaspadai dan segera konsultasikan ke dokter spesialis yang kompeten dibidangnya.
Kanker paru-paru jenis kanker dimuali dengan pertumbuhan sel abnormal di jaringan paru-paru, sehingga sel-sel ganas ini dapat menggangu fungsi paru-paru normal dan menyebar ke bagian tubuh lainnya.
Jika Anda seorang perokok maniak bisa menjadi risiko utama meskipun bukan perokok bisa juga terkena penyak jenis ini.
Karena gejala awal kanker paru-paru tidak jelas atau ringan, orang sering menunda menemui dokter.
Penundaan ini dapat menyebabkan kanker berkembang ke stadium yang lebih parah, sehingga mempersulit pengobatan.
Namun, jika Anda memperhatikan, beberapa gejala di bawah ini dapat menjadi peringatan dini kanker paru-paru.
Batuk terus-menerus atau berdarah
Menurut Everyday Health, salah satu tanda peringatan dini kanker paru-paru yang paling umum adalah batuk terus-menerus.
Umumnya, ada banyak penyebab batuk. Namun, jika batuk terus berlanjut dan tidak kunjung membaik, itu bisa menjadi tanda yang mengkhawatirkan.
Penelitian menunjukkan bahwa batuk kronis terjadi pada sebagian besar penderita kanker paru-paru.
Namun, batuk tidak selalu merupakan tanda kanker paru-paru, jadi Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis lebih lanjut.
Batuk darah juga dapat terjadi pada beberapa kasus kanker paru-paru. Kondisi ini biasanya terjadi ketika terjadi pendarahan di paru-paru atau saluran pernapasan.
Misalnya, jika tumor di paru-paru terus tumbuh, pada akhirnya dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah, yang menyebabkan pendarahan.
Nyeri dada
Nyeri dada adalah salah satu tanda peringatan dini kanker paru-paru yang paling umum.
Gejala ini sangat mengkhawatirkan jika disertai sesak napas dan kesulitan bernapas.
Studi menunjukkan bahwa sekitar 40% pasien kanker paru-paru mengalami nyeri dada saat didiagnosis.
Seiring tumor tumbuh dan berkembang di paru-paru, tumor dapat menekan struktur di sekitarnya, menyebabkan nyeri dada dan kesulitan bernapas.
Selain itu, jika tumor menyebar ke tulang atau organ lain, nyeri juga dapat terjadi di area tersebut.
Suara serak
Jika Anda menyadari suara Anda menjadi serak, itu bisa menjadi tanda peringatan dini kanker paru-paru.
Penelitian menunjukkan bahwa pasien kanker paru-paru sel kecil sering mengalami suara serak.
Umumnya, suara serak terjadi ketika pita suara tidak bergetar secara normal, sehingga menghasilkan suara serak yang tidak biasa.
Kanker paru-paru kemungkinan besar bukan penyebab kondisi ini. Namun, dalam kasus yang jarang terjadi, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya tumor yang menekan pita suara.
Kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan
Menurut Medical News Today, sel kanker melepaskan zat yang mengubah cara tubuh memproses makanan, yang menyebabkan hilangnya nafsu makan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sekitar dua pertiga pasien kanker paru-paru kehilangan nafsu makan.
Dalam beberapa kasus, kondisi tersebut muncul pada tahap awal perkembangan penyakit, sedangkan pada kasus lain, kondisi tersebut mungkin baru muncul pada tahap selanjutnya.
Bagaimanapun, semakin cepat seseorang menyadari gejala ini, semakin baik.
Anoreksia dapat dengan cepat menyebabkan penurunan berat badan dan malnutrisi, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan.
Selain itu, sel kanker seringkali membelah dengan cepat dan memiliki laju metabolisme yang tinggi, sehingga mereka menyerap nutrisi penting dari tubuh.
Hal ini menyebabkan bagian tubuh lainnya tidak lagi mendapatkan cukup nutrisi, sehingga menyebabkan penurunan berat badan.
Sesak napas
Sesak napas dan kesulitan bernapas adalah dua gejala kanker paru-paru yang paling umum.
Hal ini terjadi ketika tumor tumbuh dan menyumbat saluran pernapasan di paru-paru. Tumor ini dapat menyebabkan peradangan, yang memperparah rasa sesak napas.
Selain itu, kanker paru-paru menyebabkan penumpukan cairan di ruang antara paru-paru dan dinding dada.
Kondisi ini disebut efusi pleura dan menyebabkan kesulitan bernapas.
Keringat malam
Apakah Anda sering terbangun tengah malam dan basah kuyup karena keringat?
Jika ya, bisa jadi itu tanda kanker paru-paru, karena gejala ini sering dikaitkan dengan berbagai jenis kanker.
Keringat malam sering diartikan sebagai sensasi panas yang hebat yang terjadi saat tidur.
Saat tubuh berusaha melawan kanker, perubahan kadar hormon yang drastis dapat menyebabkan keringat berlebih. **



