KITAINDONESIASATU.COM – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, memastikan pembangunan sentra relokasi pedagang Pasar Barito di Lenteng Agung sudah hampir selesai. Ia menegaskan, begitu pekerjaan fisik rampung, para pedagang akan langsung dipindahkan.
“Finalisasi di Lenteng Agung sudah 95-96 persen. Kalau sudah selesai, langsung dipindahkan. Para pedagang pun dari awal sudah menyetujui relokasi ini,” ujar Pramono, di Jakarta Timur, Jumat (3/10).
Lokasi baru yang disebut sebagai Sentra Fauna dan Kuliner Jakarta itu berdiri di atas lahan 7.500 meter persegi. Tidak hanya menjadi pusat perdagangan hewan dan kuliner, kawasan ini juga dirancang sebagai ruang edukasi fauna dan sentra UMKM modern.
Kawasan baru ini memiliki akses strategis karena dekat dengan stasiun kereta, lebih tertata, dan dilengkapi fasilitas modern. Dari total luas lahan, sekitar 2.000 meter persegi dialokasikan untuk pedagang lama yang sebelumnya berada di lokasi sementara (Loksem JS 25, JS 26, JS 30, dan JS 96).
Kios terbagi dalam beberapa zona, yakni Zona A berisi 22 kios kuliner, Zona C dan D ada 74 kios burung dan pakan hewan, serta Zona E untuk parsel dan kuliner sebanyak 29 kios. Sedangkan Zona B yang direncanakan menjadi amphitheater masih dalam proses.
Pramono juga mengingatkan bahwa syarat utama bagi pedagang yang akan masuk ke lokasi baru adalah menunjukkan identitas resmi berupa KTP.
“Sentra ini bukan sekadar pasar, tapi juga ruang edukasi, seni budaya, dan pusat usaha ramah lingkungan,” tandasnya. (*)
