KITAINDONESIASATU.COM – Salah satu yang kini tengah mencuri perhatian adalah Divine Tayon Mahogany Mukasa, gelandang kreatif yang baru berusia 17 tahun namun sudah menjadi pembicaraan di Inggris maupun Eropa.
Lahir di London dengan darah Uganda dan Lithuania, Divine Mukasa kini memperkuat akademi Manchester City dan diprediksi akan menjadi bintang masa depan The Citizens.
Profil Singkat Divine Mukasa
- Nama lengkap: Divine Tayon Mahogany Mukasa
- Tanggal lahir: 22 Agustus 2007
- Tempat lahir: London, Inggris
- Kewarganegaraan: Inggris (berdarah Uganda dari ayah & Lithuania dari ibu)
- Posisi bermain: Gelandang serang / playmaker
Sejak kecil, Mukasa sudah akrab dengan sepak bola. Latar belakang keluarganya yang multikultural membuat ia memiliki peluang istimewa untuk memilih membela tiga negara berbeda di level senior: Inggris, Uganda, atau Lithuania.
Perjalanan Karier di Klub
Mukasa mengawali karier sepak bolanya di akademi West Ham United. Di sana, bakatnya sudah terlihat jelas. Ia dikenal sebagai pemain dengan visi permainan yang matang, meski masih berusia sangat muda. Di West Ham, ia menimba ilmu dasar sepak bola modern: penguasaan bola, permainan cepat, hingga kemampuan membaca situasi di lapangan.
Pada September 2023, Mukasa membuat langkah besar dengan bergabung ke akademi Manchester City. Keputusan ini menjadi titik balik dalam kariernya. Bersama City U-18, ia tampil memukau dengan kontribusi luar biasa: 16 gol dan 15 assist hanya dalam 20 pertandingan di Premier League U-18 musim 2023/24.
Bukan hanya produktif, Mukasa juga menjadi sosok penting saat Manchester City menjuarai FA Youth Cup 2023/24. Performanya membuat banyak pengamat menilai ia punya DNA pemain top Eropa.
Karier Internasional: Inggris, Uganda, atau Lithuania?
Meski lahir dan besar di Inggris, Divine Mukasa memiliki pilihan menarik soal tim nasional.
Ia sudah pernah memperkuat timnas Inggris di level U-15, U-16, U-17, dan U-18.
Namun, ayahnya berasal dari Uganda dan ibunya dari Lithuania, sehingga ia punya opsi untuk membela dua negara tersebut jika merasa jalannya di timnas Inggris lebih sulit.
Situasi ini membuat Mukasa menjadi incaran federasi sepak bola Uganda maupun Lithuania. Namun, untuk saat ini, ia masih fokus bersama timnas junior Inggris dan Manchester City.
Gaya Bermain Divine Mukasa
Sebagai seorang gelandang serang, Mukasa dikenal dengan gaya bermain yang atraktif dan efektif. Berikut beberapa keunggulan yang membuatnya menonjol:
- Kreativitas Tinggi
Ia mampu menciptakan peluang dari ruang sempit, baik melalui umpan terobosan maupun dribel.
- Produktif
Statistik gol dan assist di usia 17 tahun sangat impresif. Hal ini menunjukkan ia bukan sekadar playmaker, tapi juga finisher.
- Kemampuan Menguasai Bola
Tenang dalam tekanan, pandai melewati lawan dengan kontrol bola yang rapat.
- Fleksibel di Lini Tengah
Bisa dimainkan sebagai gelandang serang, winger, atau bahkan gelandang tengah modern.
Banyak yang membandingkannya dengan pemain kreatif seperti Phil Foden atau Bernardo Silva, meski ia masih harus terus berkembang.
Potensi Besar dan Masa Depan
Dengan pencapaian di level akademi, Divine Mukasa mulai dilirik klub-klub besar Eropa seperti Bayern Munich dan Ajax Amsterdam. Meski begitu, Manchester City tentu tidak ingin kehilangan salah satu aset emas akademinya.
Keberhasilan menembus tim utama City tentu akan menjadi ujian terbesar. Namun, dengan perkembangan konsisten dan mentalitas kompetitif, peluangnya sangat terbuka. Pep Guardiola dikenal sebagai pelatih yang berani memberi kesempatan pada talenta muda, dan Mukasa bisa menjadi proyek besar berikutnya setelah Phil Foden.
Fakta Menarik Divine Mukasa
- Lahir di London, namun punya darah Uganda dari ayah dan Lithuania dari ibu.
- Mencetak 16 gol dan 15 assist di Premier League U-18 hanya dalam satu musim.
- Membawa Manchester City U-18 juara FA Youth Cup 2023/24.
- Bisa memilih membela tiga negara: Inggris, Uganda, atau Lithuania.
- Disebut-sebut sebagai salah satu wonderkid paling berbakat di generasi 2007.
Divine Mukasa adalah gambaran nyata bagaimana sepak bola modern menemukan talenta global. Dengan bakat alami, kerja keras, serta dukungan akademi top seperti Manchester City, ia berpotensi menjadi bintang dunia dalam beberapa tahun ke depan.
Bagi fans sepak bola, nama Divine Mukasa adalah salah satu yang patut diingat sejak dini. Perjalanannya dari akademi West Ham, ke City, hingga kemungkinan debut di Premier League akan menjadi cerita yang menarik untuk diikuti.
Jika ia terus berkembang konsisten, bukan mustahil dalam waktu dekat kita akan melihat Divine Mukasa bersinar di panggung besar seperti Liga Champions atau Piala Dunia.




