KITAINDONESIASATU.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan melalui UPTD Museum Lambung Mangkurat mengadakan kegiatan belajar bersama seni bela diri tradisional Kuntau, Senin (22/9/2025).
Ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, hingga perwakilan lima perguruan silat Kuntau di Kalimantan Selatan, turut ambil bagian.
Fungsional Pamong Budaya Muda Museum Lambung Mangkurat, Raudatul Aflaha, yang mewakili Kepala Disdikbud Kalsel, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen museum dalam menjaga kelestarian warisan budaya takbenda.
“Kuntau bukan hanya keterampilan bela diri, tetapi juga sarat nilai seperti disiplin, keberanian, penghormatan, dan kebersamaan,” ujarnya.
Raudatul menambahkan, Museum Lambung Mangkurat diharapkan dapat menjadi ruang terbuka bagi berbagai komunitas seni dan budaya.
“Tidak hanya Kuntau, kami ingin museum menjadi wadah pelestarian seni dan budaya apa pun,” katanya.
Kegiatan belajar bersama ini sekaligus menjadi penutup rangkaian Gebyar Museum Lambung Mangkurat Eksplorasi Tanpa Batas, setelah sebelumnya digelar lomba Habsyi dan Pushbike Race.
“Ke depan, kami berharap museum dapat terus menjadi pusat pelestarian budaya. Kami membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai komunitas seni demi menumbuhkan kecintaan terhadap budaya, sejarah, dan museum,” ujar Raudatul. (Anang Fadhilah)***


