Lifestyle

Narsistik: Penyebab, Gejala dan Penanganannya

×

Narsistik: Penyebab, Gejala dan Penanganannya

Sebarkan artikel ini
FotoJet 3 19
Gangguan narsistik

KITAINDONESIASATU.COM – Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah gangguan mental yang ditandai dengan rasa percaya diri yang berlebihan, perilaku manipulatif, serta keinginan kuat untuk mendapatkan perhatian dan pujian dari orang lain. Banyak penderita narsistik tidak menyadari kondisi mereka, sehingga sering kali menyebabkan kesulitan dalam menjalin hubungan sosial.

Gangguan kepribadian narsistik ini biasanya muncul sejak remaja hingga dewasa awal.

Faktor penyebabnya bisa berasal dari genetik maupun pola asuh masa kecil, seperti perlakuan yang terlalu memanjakan atau pujian berlebihan.

Sebaliknya, trauma atau kurangnya dukungan di masa kecil juga dapat memicu gangguan ini.

Baca Juga  Acara Indosiar Minggu, 15 Juni 2025 Dari Kisah Nyata Bulan Madu Kelabu Di Pernikahanku hingga Armour Of God II

BACA JUGA: Manfaat Kesehatan dan Risiko Konsumsi Rum

Beberapa gejala NPD antara lain merasa berhak mendapatkan perlakuan istimewa, selalu mencari pujian, sulit menerima kritik, dan suka memanipulasi orang lain.

Penderita juga cenderung memanfaatkan hubungan untuk keuntungan pribadi, sering mengalami konflik sosial, serta tampak percaya diri namun sebenarnya menyembunyikan rasa tidak percaya diri yang mendalam.

Ciri lainnya termasuk kurangnya empati, perasaan superior, dan iri terhadap orang lain.

Penderita NPD mungkin menganggap orang lain iri kepadanya, atau berusaha memiliki apa yang dimiliki oleh orang lain.

Baca Juga  Rem Mobil Blong di Perjalanan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Untuk menghadapi orang dengan NPD, penting untuk menetapkan batasan dalam hubungan, memberikan komentar dengan hati-hati, dan menghindari perdebatan langsung.

Meskipun perubahan pada penderita NPD tidak selalu mungkin, bantuan profesional seperti terapi dapat membantu mengelola gejalanya.

Hubungan dengan penderita NPD bisa menjadi toxic, karena penderita sering merasa dirinya tidak pernah cukup, sehingga upaya orang-orang di sekitarnya tidak akan pernah memuaskannya.

Berkonsultasi dengan psikolog adalah cara terbaik untuk mendapatkan penanganan yang tepat.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *