News

DNA Barang Bukti Cocok dengan Tersangka Penembak Charlie Kirk, Diduga ada unsur Kebencian Masalah Pandangan LGBT

×

DNA Barang Bukti Cocok dengan Tersangka Penembak Charlie Kirk, Diduga ada unsur Kebencian Masalah Pandangan LGBT

Sebarkan artikel ini
Tyler Robinson
Tyler Robinson tersangka penembakan, Charlie Kirk

KITAINDONESIASATU.COM – Kasus pembunuhan orang dekat Presiden AS, Donald Trump semakin yakin, sebab DNA handuk yang melilit di senapan yang ditemukan di lokasi pembunuhan aktivis konservatif Charlie Kirk cocok dengan DNA tersangka berusia 22 tahun, Tyler Robinson.

Direktur FBI, Kash Patel mengatakan pentidik telah menggunakan bukti DNA untuk menghubungkan tersangka dengan obeng yang ditemukan di atap lokasi penembakan mematikan dilepaskan.

Tersangka kasus ini, Tyler Robinson bakal di tuntut pembunuhan berencana atas kasus terbunuhnya Charlie Kirk tokoh konsevatif yang menjadi orang kepercayaan Presiden Donald Trump, setelah mendirikan Turing Point USA berbasis di Arizona menjadi organisasi terbesar di negara itu.

Seperti kita ketahui Kirk membawa nak muda Krites evngelis konservatif ke dunia politik, kemudian ia ditempak dari jarak jauh saat berbicara di hadapan 3.000 mahasiswa Utah Valley University.

Kasus penembakan inipun kemudian menimbulkan kekhawatiran tentang adanya kekerasan politik di Amerika Serikat yang sangat terpolarisasi.

Pasca penembakan FBI akhirnya menetapkan Tyler sebagai tersangka pelaku penembakan yang memiliki pandangan politik berbeda dengan korban Charlie Kirk dikenal sebagai tokoh konservatif muda yang menjadi simbul perdebatan sengit soal kebebasan berpendapat, isu LGBT hingga imigrasi.

Meski sudah ditahan Tyler Robinson menolak buka mulut ketika ditanya terkait motif penembakan, namun penyidik mendapati informasi dari keluarga dan orang terdekat Tyler.

Jika pasangan romantis Tyler seorang pemuda yang sedang bertransformasi menjadi perempuan juga ikut diperiksa dalam kasus ini.

Menurut keluarga Tyler memiliki pandangan politik berbeda dengan keluarganya yang konservatif dan religius, ia terang-terangan menyatakan penyukai pandangan Charlier Kirk, khususnya isu LGBT dan Imigrasi.

Para pejabat AS mengatakan jika Tyler menyimpan kebencian terhadap Kirl dan menganut ideologi kiri yang telah berkembang beberapa tahun terakhir.

“Keluarga dan teman-teman Tyle mengungkapkan ia menghabiskan banyak waktunya menjelajah sudut-sudut gelao internet,” kata Gubernur Utah, Spencer Cox.

Bahkan diperoleh keteragan jika Tyler telah menulis dalam sebuah cacatan sebelum menembakkan bahwa ia memiliki kesempatan untuk menghabisi Charlie Kirk dan akan melakukannya.

Bahkan para penyidik berhasil menemukan kembali isi catatan tersebut setelah dihancurkan, namun FBI hanya memparafrasekan catatan tersebut tanpa mengungkapkan detailnya lebih lanjut.

Selama akhir pekan Gubenur Cox mengatakan pasangan Tyler adalah seorang trangender, tetapi pihak berwenang belum mengetahui apakah tersangka menargetkan Kirk karena pandangan anti-trangendernya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *