Berita Utama

Kesaksian Sopir Bus Kecelakaan Maut Jalur Bromo, Diduga Rem Blong

×

Kesaksian Sopir Bus Kecelakaan Maut Jalur Bromo, Diduga Rem Blong

Sebarkan artikel ini
kesaksian sopir bus
Kesaksian sopir bus rombongan RSBS. (Instagram @infoprobolinggo)

KITAINDONESIASATU.COM – Kesaksian sopir bus yang membawa rombongan karyawan RSBS.

Sebuah kecelakaan tragis terjadi di jalur wisata Gunung Bromo ketika sebuah bus pariwisata rombongan karyawan RS Bina Sehat Jember keluar jalur dan menabrak pembatas, pagar.

Serta sepeda motor setelah rem bus dikabarkan hilang fungsi saat menurun.

Akibat peristiwa tersebut, delapan orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.

Sopir bus, Albahri (55), mengalami trauma mendalam, namun mampu memberikan kesaksian sopir yang krusial dalam mengungkap kronologi kecelakaan.

Baca Juga  Puncak Mudik 28 Maret, Contra Flow Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa Mulai Pagi

Albahri mengatakan bahwa sejak melewati daerah Jatian, ia sudah merasakan rem bus’tidak enak’ dan kehilangan respon.

Ia sempat memperlambat kendaraan dan menepi, namun kondisi rem makin memburuk.

Bus yang bernomor polisi P 7221 UG membawa sekitar 52 penumpang, termasuk rombongan pegawai RS Bina Sehat Jember beserta keluarganya.

Kesaksian Sopir Bus dan Dugaan Penyebab

Rem ‘tidak enak’ sejak Jatian menandakan bahwa ada masalah teknis yang sudah muncul jauh sebelum kecelakaan.

Kesaksian sopir ini penting sebagai bukti bahwa kondisi bus tidak tiba-tiba rusak, melainkan berproses.

Baca Juga  10 Tradisi Kalimantan Selatan yang Unik

Saat rem tangan dan sistem rem angin gagal, pilihan manuver menjadi satu-satunya opsi yang dianggap sopir untuk menghindari benturan yang lebih parah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *