KITAINDONESIASATU.COM – Bursa calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) mulai menghangat seiring dengan masa jabatan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang akan berakhir. Salah satu nama yang paling santer disebut sebagai kandidat kuat adalah Komjen Pol. Dedi Prasetyo, yang baru saja dilantik sebagai Wakil Kepala Polri (Wakapolri) pada Agustus lalu.
Pergantian kepemimpinan ini terjadi saat Presiden Prabowo Subianto mulai menata kabinet dan jajaran pimpinan lembaga negara. Komjen Dedi Prasetyo, yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum Polri (Irwasum) dan Asisten SDM Kapolri, dinilai memiliki rekam jejak yang solid. Pengalamannya di berbagai posisi strategis, termasuk sebagai guru besar di STIK/PTIK, menjadi modal kuat.
Selain Dedi, beberapa nama lain juga masuk bursa, seperti Komjen Pol. Suyudi Ario Seto yang kini menjabat Kepala BNN dan Komjen Pol. Syahardiantono sebagai Kabareskrim. Kedua jenderal ini juga memiliki pengalaman luas di bidang reserse.
Publik kini menunggu keputusan Presiden Prabowo. Akankah ia memilih kandidat dari internal Polri yang memiliki rekam jejak cemerlang, atau ada kejutan lain? Pergantian Kapolri ini menjadi salah satu agenda penting yang akan menentukan arah Polri di bawah pemerintahan baru.
Komjen Pol. Dedi Prasetyo adalah seorang perwira tinggi Polri yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) sejak 5 Agustus 2025. Ia lahir di Magetan, Jawa Timur, pada 26 Juli 1968.


