KITAINDONESIASATU.COM – Yamaha akhirnya membuat langkah besar dalam upaya mereka kembali ke puncak MotoGP. Pada hari Kamis, 11 September, Yamaha Factory Racing secara resmi memperkenalkan motor balap YZR-M1 dengan mesin baru konfigurasi V4 di Sirkuit Misano, jelang Grand Prix San Marino akhir pekan ini. Ini menandai berakhirnya era mesin inline-4 yang telah menjadi ciri khas pabrikan garpu tala tersebut selama bertahun-tahun.
Langkah ini diambil setelah Yamaha menyadari bahwa mesin V4 menawarkan beberapa keunggulan signifikan, terutama dalam hal performa dan kelincahan.
Direktur Teknik Yamaha, Max Bartolini, yang pernah bekerja di Ducati, menjelaskan bahwa mesin V4 memungkinkan desain motor yang lebih ramping dan distribusi bobot yang lebih baik, terutama di bagian belakang. Hal ini diharapkan dapat mengatasi masalah cengkeraman ban belakang yang kerap dialami tim.
Debut YZR-M1 bermesin V4 akan dilakukan oleh pembalap penguji, Augusto Fernández, yang akan tampil melalui fasilitas wildcard. Sementara itu, dua pembalap utama tim, Fabio Quartararo dan Álex Rins, telah melakukan uji coba terhadap prototipe motor ini.
Meskipun performa mesin V4 masih menjadi misteri, perubahan ini menunjukkan keseriusan Yamaha untuk kembali bersaing ketat dengan pabrikan lain, terutama Ducati, yang mendominasi dengan mesin V4 mereka.

