KITAINDONESIASATU.COM – Mantan Anggota DPR RI, Tantowi Yahya sorot Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa yang disebut belum 24 jam bekerja sudah diminta turun oleh publik.
Purbaya disorot karena ucapannya dianggap tidak menunjukkan empati terhadap masyarakat saat demonstrasi beberapa waktu lalu.
Namun, menurut Tantowi, gaya bicara Purbaya yang ceplas-ceplos tidak bisa langsung dijadikan ukuran buruknya kinerja. Dalam unggahan di akun Instagram @tantowiyahyaofficial, ia menekankan bahwa baru kali ini seorang menteri diminta mundur meski belum genap 24 jam bekerja.
“Belum pernah terjadi sebelumnya seorang menteri belum 24 jam bekerja sudah diminta turun. Itu bukan karena kinerjanya tapi karena ucapan dan gaya bicaranya,” tulis Tantowi pada Kamis, 11 September 2025.
BACA JUGA : Tantowi Yahya Soroti Gaya Bicara Menkeu Purbaya ‘Dia Bicara Bahasa Pasar’
Purbaya sendiri sudah menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. Meski begitu, Tantowi menilai hal tersebut tak serta-merta mengubah gaya komunikasinya.
“Masyarakat mengira dia akan berubah. Dia akan menjadi menteri yang bicara penuh basa basi dan normatif,” ujarnya.
Tantowi justru memuji keberanian Purbaya yang tetap tampil apa adanya tanpa rasa takut, termasuk saat menghadiri rapat kerja perdananya dengan Komisi XI DPR RI.
“Purbaya kembali bicara apa adanya, tanpa basa basi dan rasa takut,” tutur Tantowi.
Lebih lanjut, ia menilai Purbaya sangat paham dengan perannya sebagai bendahara negara sehingga bisa menjawab pertanyaan anggota dewan dengan percaya diri.
“Dia menghadapi pimpinan dan anggota Komisi XI dengan sangat meyakinkan, kembali tanpa basa basi. Sementara para wamen dan pejabat eselon 1 yang mendampinginya terlihat tidak nyaman, bahkan barangkali ada yang dongkol,” pungkas Tantowi. (*)


