News

Air PDAM Sering ‘Ngambek’, Perumda Tirta Pakuan Bogor Selidiki Zona 4B

×

Air PDAM Sering ‘Ngambek’, Perumda Tirta Pakuan Bogor Selidiki Zona 4B

Sebarkan artikel ini
perumda tirta pakuan
Tim management Perumda Tirta Pakuan Bogor, menyelidiki ganggu air bersih di Zona 4B (KIS/NICKO)

KITAINDONESIASATU.COM -Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor langsung bergerak cepat menyelidiki keluhan warga di Zona 4B terkait gangguan suplai air bersih yang terjadi pada Kamis, 19 September 2024.

Laporan mengenai masalah tersebut masuk melalui call center perusahaan, di mana pelanggan mengeluhkan pasokan air yang sering terputus pada jam-jam sibuk.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, bersama Direktur Teknik Ardani Yusuf, didampingi manajer dan asisten manajer dari Direktorat Teknik, turun langsung ke lapangan untuk menginvestigasi permasalahan ini.

Baca Juga  Cuaca Bogor dan Kota Sekitar 16 Januari 2025, Berawan dan Hujan Ringan Sepanjang Hari

“Kami menerima banyak aduan dari pelanggan di Zona 4B yang meliputi wilayah Jalan Merdeka, Jalan MA Salmun, Cilendek, Cimanggu, dan Dr. Sumeru. Gangguan air terutama terjadi pada jam-jam puncak, yakni pagi hari antara pukul 05.00 hingga 08.00 WIB, serta sore hari mulai pukul 16.00 hingga 19.00 WIB,” ungkap Ardani Yusuf kepada awak media.

Ardani menjelaskan bahwa pihaknya melakukan penelusuran dari jalur pipa utama di Jalan Jenderal Sudirman, di mana pipa 700 mm mengalir ke MA Salmun dan kemudian terbagi ke beberapa wilayah, termasuk Cimanggu, Dr. Sumeru, dan Jalan Tentara Pelajar.

Baca Juga  Bandung dan Sekitarnya 4 April 2025 Berawan, Hujan Ringan Diperkirakan di Siang Hari

“Dari hasil investigasi awal, kami mendeteksi adanya kemungkinan gangguan di salah satu valve utama, yakni valve 500 mm, yang mungkin tersumbat. Kami mendengar adanya gemuruh pada titik tersebut, yang menjadi indikasi masalah teknis di valve,” jelas Ardani lebih lanjut.

Menanggapi situasi ini, Ardani memastikan bahwa tim teknik Perumda Tirta Pakuan akan segera melakukan tindakan perbaikan. Salah satu langkah yang akan diambil adalah mengganti pipa pada jalur yang terindikasi bermasalah.

“Proses penggantian pipa ini akan memakan waktu sekitar satu bulan. Kami berharap langkah ini menjadi solusi jangka panjang untuk gangguan air yang dialami pelanggan di Zona 4B,” tambahnya.

Baca Juga  Kujang Emas Raksasa Bertengger di Tugu Pancakarsa, Sentul Bogor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *