KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan mengerikan terjadi di di ruas Jalan Suwoko Simpang empat Tlogoanyar, Kota Lamongan sekitar pukul 08:00 WIB, menewaskan ustad muda Ali Zafaroni (27).
Ustad warga Jalan Andanwangi Gang Anggrek Tlogoanyar, Kota Lamongan ini kehilangan nyawanya di tempat kejadian setelah mengalami kecelakaan adu banteng dengan kendaraan lain Julaidah (44) warga Karangrejo, Kecamatan Manyar, Gresik.
Dari informasi yang diperoleh mengungkapkan saat itu Ali Zafaroni mengendarai sepeda motor Honda Beat S 3244 JBY melaju dari arah Selatan ke arah Utara di tenah perjalanan korban hendak mendahului dari sisi kanan kendaraan di depannya.
Namun ketika sudah memutuskan menyalip tiba-tiba disaat bersamaan dari arah berlawanan juga melaju sepeda motor Honda Vario Profit yang dikendarai seorang pelajar di bawah umur, Kevin Irwansyah Wibawa (17) warga Bogol, Kecamatan Sekaran Lamongan.
Karena jarak yang terlalu dekat dan ruang terlalu sempit kedua kendaraan terjadi tabrakan adu banteng hingga terjadi benturan cukup keras.
Kedua kendaraan tak bisa menghindar hingga benturan keras yang terjadi membuat Honda Beat yang dikendarai Ali Zafaroni terpental dan menabrak kendaraan lain Honda Scoopy S 2247 JAO dikendarai Julaidah (44) warga Karangrejo, Kecamatan Manyar Gresik.
Dua kali benturan dialami Ali Zafaroni menebabkan warga Jalan Andanwangi Gang Anggrek Tlogoanyar luka berat dan akhirnya tewas di tempat kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan Iptu Hadi Siswanto mengatakan pengendara yang bertabrakan diduga saat menyalip kurang memperhatikan situasi lalu lintas di depannya.
Akibat kecelakaan ini, Ali Zafaroni mengalami luka parah di kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara seorang wanita Julaidah mengalami luka nyeri pada kakinya.
Polisi yang tiba di lapangan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan memintai keterangan para saksi dan mengevakuasi korban kecelakaan ke rumah sakit bersama relawan di Lamongan. **

