Menggunakan Chromebook, lebih cepat dan ringan dibanding laptop, tapi fitur lebih terbatas.
KITAINDONESAISATU.COM – Seperti yang telah diberitakan sebalumnya, Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook.
Kejagung menyebutkan total kerugian capai Rp1,98 Triliun –dengan 4 tersangka yang sudah ditetapkan.
Penyidik sebelumnya telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka adalah Sri Wahyuningsih (SW), yang menjabat sebagai Direktur Sekolah Dasar Ditjen PAUD Dikdasmen pada 2020–2021; Mulyatsyah (MUL), Direktur SMP Kemendikbudristek tahun 2020; Ibrahim Arief (IBAM), konsultan perorangan untuk Rancangan Perbaikan Infrastruktur Teknologi Manajemen Sumber Daya Sekolah di Kemendikbudristek; serta Jurist Tan (JT/JS), mantan staf khusus Mendikbudristek di era Nadiem Makarim.
Kini publik menyoroti apa itu Chromebook dan apa bedanya dengan laptop biasa.
BACA JUGA : Nadiem Klarifikasi Soal Chromebook dan Daerah 3T
Apa Arti Chromebook dan Fungsinya
Sebenarnya, Chromebook memiliki bentuk dan fungsi yang sama dengan laptop pada umumnya. Yang berbeda dari segi fitur di dalamnya.
Namun, repotnya perangkat ini memerlukan jaringan internet sepanjang penggunaannya.
Dikutip dari laman Vizor perangkat berbasis ChromeOS ini populer di sektor pendidikan karena dianggap praktis: baterainya awet, bobotnya ringan, harganya relatif murah, dan sistem operasinya gratis.
Chromebook sangat bergantung pada layanan cloud, di mana data, ekstensi, hingga password otomatis tersimpan di Google Drive, kecuali pengguna memilih penyimpanan lokal. ChromeOS juga memperbarui sistem di latar belakang tanpa mengganggu aktivitas.
Laptop ini menawarkan berbagai aplikasi: untuk produktivitas (Gmail, Drive, Meet, Docs, serta dukungan Microsoft Office), kreativitas (Adobe Lightroom, Figma, Clip Studio Paint Pro), hingga hiburan (Netflix, Disney+, Spotify, YouTube Music).
Produk pertama Chromebook diluncurkan pada 2011 melalui Acer dan Samsung, disusul Lenovo, HP, hingga Google sendiri pada 2013.
Apa Bedanya dengan Laptop Biasa
Jika dibandingkan dengan laptop biasa, perbedaan utama Chromebook ada pada sistem operasinya.
ChromeOS yang dikembangkan Google lebih sederhana dan cepat, meski tidak selengkap Windows atau macOS. Keunggulannya ada pada efisiensi—fitur yang tidak dipakai bisa dihilangkan, sehingga lebih ringan.
Penggunaannya Populer di Dunia Pendidikan
Penggunaan Chromebook semakin meluas di dunia pendidikan. Amerika Serikat, India, dan Inggris menjadi contoh negara yang mendorong pemakaian Chromebook secara besar-besaran di sekolah-sekolah.
Tren serupa juga mulai terlihat di Asia, Afrika, dan Amerika Latin, berkat kebijakan digitalisasi pendidikan.
Bagi guru dan siswa, Chromebook menjadi pilihan karena terintegrasi dengan Google Workspace for Education dan Google Classroom yang memudahkan pengelolaan materi serta komunikasi. Ditambah lagi bobot yang ringan, baterai tahan lama, dan keamanan bawaan ChromeOS, perangkat ini makin ideal sebagai sarana belajar di kelas maupun di rumah. (*)




