News

Diduga Berada di Arena Blind Spot, Lansia Pengendara Sepeda Pancal Tewas Dilindas Truk di Tulungagung

×

Diduga Berada di Arena Blind Spot, Lansia Pengendara Sepeda Pancal Tewas Dilindas Truk di Tulungagung

Sebarkan artikel ini
kecelakaan tulungagung4
Kondisi korban dan sepeda usai mengalami kecelakaan diduga terlindas truk di perempatan lampu merah Jepun, Tulungagung Selasa (26/8/2025) pagi. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan mengenaskan terjadi di lampu merah simpang empat Jl I Gusti Ngurah Rai Kelurahan Jepun, Kota Tulungagung, Jawa Timur menewaskan seoran lansia pengendara sepeda pancal, Selasa (26/8/2025) pagi sekitar pukul 07:45 WIB.

Korban diketahui seorang pria lansia berinisal Martiono (68) warga Jepun, Kota Tulungagung meninggal dunia di lokasi kejadian kecelakaan setelah terlindas truk gandeng yang melarikan diri.

Jajaran Polres Tulungagung saat ini sedang memburu truk gandeng yang diduga telah menyebabkan meninggalnya seorang pengendara sepeda pancal itu.

Untuk melakukan penyelidikan terkait peristiwa tragis itu polisi sedang mengamankan rekaman video untuk mengidentifikasi truk yang tida berhenti itu.

Menurut informasi saat itu pengendara sepeda pancal berjalan satu arah dengan truk dari Utara ke arah Selatan, keduanya sama-sama hendak belok ke barat atau berbelok ke kanan di simpang empat lampu merah Jepun.

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Mohammad Taufik Nabila kepada wartawan mengungkapkan diduga posisi korban berada di area blind spot yang merupakan area yang tidak kelihatan dari spion pengemudi.

Sehingga ketika pengemudi truk berbelok dia tidak bisa memperhatikan keberadaan pengendara sepeda pacal, sehingga korban tertabrak roda belakang sebelah kiri, bisa saja itu terjadi.

Akibat peristiwa itu korban mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kecelakaan di ujung jalan simpang empat Jepun.

Sepeda pancal yang dikendarai korban juga rusak berat hingga bengkok dan masih terlihat berada di dekat korban yang sudah tidak bernyawa ditutup kardus di tengah jalan.

Sementara pengemudi truk terus melaju meninggalkan lokasi kejadian kecelakaan yang kini terus menjadi kejaran petugas kepolisian Tulungagung.

Sementara Taufik sendiri mengu terus menelusuri keberadaan truk tersebut, apakah truk meninggalkan lokasi kejadian karena sengaja atau karena memang tidak mengetahui jika kendaraannya mencelakai pengendara lain.

Terkait kencelakaan itu Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung telah melakukan olah tempat kejadian kecelakaan serta telah mengevakuasi jenazah korban ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Iskak Tulungagung.

Terkait kecelakaan itu AKP Mohammad Taufik Nabila meminta kepada para pengendara khususnya sepeda, sepeda motor dan pejalan kaki agar selalu berhati-hati di jalan raya apalagi berdekatan dengan kendaraan besar seperti truk yang memiliki area tidak terlihat oleh pengemudi.

Begitu juga kepada pengemudi kendaraan roda empat harus mendahulukan pengendara sepeda harus diutamakan keselamatannya karena dia merupakan pengendara atau pengguna jalan yang rentan cedera jika kecelakaan sesuai UU nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas.

Sepeda memiliki hak eksklusif sehingga bisa seenaknay di jalan raya, namun demikian tetap wajib mentaati peraturan lalu lintas saat berada di jalan raya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *