BisnisNews

Aset Triliunan Perumda Tirta Pakuan Siap Dikapitalisasi, Apa Manfaatnya untuk Warga Bogor?

×

Aset Triliunan Perumda Tirta Pakuan Siap Dikapitalisasi, Apa Manfaatnya untuk Warga Bogor?

Sebarkan artikel ini
image 2025 08 25T203904.803
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Perumda Tirta Pakuan dengan sejumlah mitra strategis, disaksikan langsung Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, sebagai langkah optimalisasi aset daerah untuk kepentingan masyarakat. (KIS/Nicko)

KITAINDONESIASATU.COM– Aset milik daerah yang nilainya mencapai triliunan rupiah tidak boleh hanya jadi catatan di neraca, melainkan harus memberi manfaat nyata bagi warga. Pesan itulah yang ditekankan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat mendorong optimalisasi pengelolaan aset Perumda Tirta Pakuan melalui kerja sama strategis dengan sejumlah mitra bisnis.

Hal tersebut disampaikan Dedie ketika menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Perumda Tirta Pakuan dengan beberapa mitra strategis di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Senin 25 Agustus 2025.

Dedie menegaskan, kolaborasi ini bukan hanya tentang memperkuat layanan air bersih, tetapi juga membuka peluang pengembangan aset agar memberi nilai tambah finansial sekaligus manfaat luas bagi masyarakat.

“Dengan kerja sama ini, aset-aset Perumda Tirta Pakuan yang nilainya lebih dari Rp1 triliun setelah revaluasi, bisa dikapitalisasi untuk usaha produktif. Selain core business pelayanan air minum, aset seluas lebih dari 50 hektare ini bisa memberikan kontribusi finansial bagi perusahaan, Pemkot, dan tentu berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Perumda Tirta Pakuan, jelas Dedie, memiliki aset dengan luas lahan lebih dari 50 hektare yang nilainya mendekati Rp1 triliun. Aset itu, menurutnya, tidak seharusnya hanya dimanfaatkan sebatas pelayanan air minum, tetapi bisa dikembangkan lebih jauh sehingga menghadirkan nilai tambah.

Adapun penandatanganan kerja sama ini melibatkan empat entitas bisnis. Pertama, Yayasan Pendidikan Tirta Dharma Pamsi untuk penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, dan bimbingan teknis peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang pengelolaan air. Kedua, PT Perdana Gapura Prima untuk pembangunan reservoir berkapasitas 2.000 meter kubik.

Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan PT Kano Utama Sangat Sukses untuk mengembangkan kawasan Ciherang Pondok menjadi kawasan wisata terpadu, serta dengan PT Indonesia Water Electricity Gas and Energy dalam hal sewa aset tanah dan gudang.

“Implementasi dari perjanjian kerja sama ini diharapkan secepatnya akan segera berjalan ya. Pemanfaatan reservoir kan sudah terlaksana, tapi reservoir ini tidak bisa dikelola sendiri oleh Gapura Prima, maka harus menggandeng PDAM. Untuk yayasan Pamsi, kita sudah punya training center, nah di tahun ini kita bisa bikinkan modulnya, silabusnya, dan kurikulum untuk mereka yang mau belajar tentang pengelolaan air minum,” jelas Dedie.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, menyebut kerja sama ini relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di kawasan dengan pertumbuhan pesat seperti Tanah Sareal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *