News

Elang Terbang di Langit Halimun! Komitmen Bupati Bogor Rudy Susmanto Bikin Heboh Warganet

×

Elang Terbang di Langit Halimun! Komitmen Bupati Bogor Rudy Susmanto Bikin Heboh Warganet

Sebarkan artikel ini
Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Momen Bupati Bogor Rudy Susmanto melepas burung elang tikus sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian alam di kawasan Gunung Halimun Salak (KIS/ist)

KITAINDONESIASATU.COM– Di tengah gencarnya isu kerusakan lingkungan dan ancaman hilangnya keanekaragaman hayati, langkah Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mendapat sorotan positif. Rudy melepasliarkan satwa liar berupa burung elang tikus (Elanus caeruleus) dan burung kerak kerbau (Acridotheres javanicus) di kawasan hutan Gunung Halimun Salak, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung.

Pelepasliaran satwa tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya nyata Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan melestarikan alam. Apalagi, kawasan Gunung Halimun Salak dikenal sebagai benteng keanekaragaman hayati yang penting di Jawa Barat.

“Pelepasan burung elang ini bukan bukti komitmen kita untuk melestarikan lingkungan, menjaga keseimbangan ekosistem, sekaligus mengembalikan satwa ke habitat alaminya,” ujar Rudy Susmanto, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 25 Agustus 2025.

Menurut Rudy, melepasliarkan satwa ke alam bebas menjadi simbol nyata kepedulian terhadap lingkungan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian alam di wilayah penyangga Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Selain sebagai habitat alami berbagai jenis flora dan fauna, kawasan ini juga menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan menjadi hal penting yang terus didorong pemerintah daerah.

“Kita tidak bisa menjaga alam sendirian. Perlu kolaborasi, partisipasi, dan kepedulian semua pihak agar ekosistem tetap seimbang dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” tambah Rudy.

Pelepasliaran elang tikus dan kerak kerbau ini menjadi salah satu agenda dari rangkaian kegiatan konservasi yang terus dilakukan di Kabupaten Bogor. Harapannya, langkah kecil tersebut mampu memberi dampak besar bagi kelangsungan hidup satwa liar sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem di kawasan hutan Bogor. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *