KITAINDONESIASATU.COM – Nama Irvian Bobby Mahendro (IBM) mendadak ramai dibicarakan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai salah satu tersangka dalam kasus dugaan pemerasan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Dalam periode 2019–2024, IBM diduga menerima aliran dana sebesar Rp69 miliar melalui sejumlah perantara. Uang itu kemudian dipakai untuk berbagai kebutuhan pribadi, mulai dari hiburan, pembelian barang mewah, uang muka rumah, hingga investasi di perusahaan jasa K3.
Jabatan Resmi di Kemnaker
Jabatan: Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3
Periode: 2022–2025
Unit kerja: Direktorat Jenderal Binwasnaker K3
Posisinya membuat IBM memiliki peran penting dalam tata kelola sertifikasi keselamatan kerja perusahaan di Indonesia. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut IBM sebagai simpul utama aliran dana tidak sah, sementara Wamenaker Immanuel Ebenezer (Noel) bahkan menjulukinya “Sultan”, menandai dominasinya dalam distribusi uang di Ditjen K3.
Jejak Digital
Publik banyak mencari akun Instagram maupun media sosial pribadi milik Irvian Bobby Mahendro. Namun, hingga kini belum ada akun resmi yang terverifikasi sebagai miliknya. Beberapa akun sempat disebut-sebut, tetapi tidak ada konfirmasi langsung.
Sebagai aparatur sipil negara (ASN), wajar bila ia memilih menjaga jarak dari sorotan publik. Informasi mengenai kehidupan pribadi seperti istri, anak, tanggal lahir, pendidikan, atau agama juga masih belum terungkap di ruang publik.
Sorotan Publik
Minimnya informasi personal membuat sorotan media lebih fokus pada status hukum dan jabatannya di Kemnaker. Kasus ini memicu diskusi lebih luas soal transparansi pengurusan sertifikat K3, yang sejatinya ditujukan untuk melindungi pekerja namun justru dimanfaatkan sebagai sumber rente.
Profil Irvian Bobby
Nama: Irvian Bobby Mahendro (IBM)
Jabatan: Koordinator Bidang Kelembagaan & Personel K3 (2022–2025)
Status: ASN senior Kemnaker, tersangka KPK
Kasus: Dugaan pemerasan sertifikat K3, diduga menerima Rp69 miliar
Fakta personal: Akun Instagram, keluarga, biodata pribadi – belum terkonfirmasi publik
