Lifestyle

Ini 6 Alasan Ibu Hamil Perlu Mengonsumsi Probiotik

×

Ini 6 Alasan Ibu Hamil Perlu Mengonsumsi Probiotik

Sebarkan artikel ini
PROBIOTIK UNTUK IBU HAMIL
Probiotik untuk ibu hamil.

KITAINDONESIASATU.COM – Probiotik adalah bakteri baik yang biasanya hidup di usus dan berperan menjaga keseimbangan mikrobiota.

Selama kadarnya normal, bakteri ini jarang menimbulkan masalah. Pada ibu hamil, probiotik justru memberikan banyak manfaat bagi kesehatan ibu dan janin.

Ibu hamil memang perlu selektif memilih makanan karena asupan berpengaruh pada tumbuh kembang janin.

Namun, konsumsi makanan atau minuman yang mengandung probiotik tidak perlu diragukan, sebab berbagai penelitian menunjukkan manfaat positifnya.

Pertama, probiotik mampu mencegah gangguan pencernaan, seperti sembelit yang sering dialami ibu hamil akibat perubahan hormon.

Bakteri baik membantu melancarkan gerakan usus sehingga buang air besar lebih teratur.

Kedua, probiotik membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Selama hamil, imunitas cenderung menurun sehingga tubuh mudah terserang penyakit.
Probiotik dapat memperkuat sistem imun sekaligus mengurangi peradangan.

Ketiga, konsumsi probiotik berperan menurunkan risiko preeklampsia, yaitu kondisi berbahaya akibat tekanan darah tinggi dan kebocoran protein pada urine.

Beberapa studi juga menunjukkan bahwa probiotik dapat mengurangi kemungkinan terjadinya persalinan prematur.

Keempat, probiotik berkontribusi menjaga kestabilan gula darah sehingga menurunkan risiko diabetes gestasional.

Selain itu, penting juga bagi ibu hamil menjaga pola makan sehat, tetap aktif bergerak, dan mengontrol kenaikan berat badan.

Kelima, probiotik membantu menjaga kesehatan vagina dengan menambah jumlah bakteri baik, sehingga menurunkan risiko vaginosis bakterialis yang bisa memicu komplikasi kehamilan.

Keenam, konsumsi probiotik sejak hamil hingga menyusui diyakini dapat mengurangi risiko alergi pada bayi, terutama bila ada riwayat alergi dalam keluarga.

Sumber probiotik dapat ditemukan pada yoghurt, susu kefir, kimchi, hingga cokelat hitam.

Untuk hasil optimal, kombinasikan dengan makanan kaya prebiotik seperti pisang, apel, oats, atau rumput laut.

Meski begitu, tidak semua probiotik aman, contohnya kombucha yang mengandung alkohol dan kafein.

Jika ingin mengonsumsi probiotik dalam bentuk suplemen, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *