KITAINDONESIASATU.COM – Morning surge mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Kondisi ini merujuk pada peningkatan tekanan darah di pagi hari.
Hingga saat ini, penyebab pasti morning surge belum sepenuhnya dipahami. Namun, peningkatan ini diyakini berkaitan dengan irama sirkadian tubuh, yakni siklus alami tidur yang dikendalikan oleh otak.
Saat kita bangun tidur, otak akan melepaskan hormon-hormon seperti kortisol, epinefrin, dan norepinefrin.
Hormon-hormon inilah yang diduga memicu peningkatan tekanan darah di pagi hari. Selain itu, beberapa faktor lain, seperti stres, konsumsi garam berlebihan, kebiasaan merokok, dan kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko morning surge.
BACA JUGA: Mengapa Pemeriksaan Jantung secara Rutin Diperlukan?
Ini mekanisme alami tubuh yang berfungsi mempersiapkan diri untuk beraktivitas setelah tidur, biasanya tidak menimbulkan bahaya. Tekanan darah yang meningkat sedikit akan kembali normal di siang hari.
Namun, kondisi ini bisa berbahaya bagi orang dengan hipertensi yang tidak terkontrol.
Pada mereka, peningkatan tekanan darah di pagi hari dapat memperburuk tekanan darah tinggi, yang bisa berisiko menyebabkan gangguan aliran darah atau pecahnya pembuluh darah. Hal ini dapat memicu serangan jantung.
Gejala serangan jantung di pagi hari termasuk nyeri dada yang menjalar ke leher, rahang, bahu, atau punggung, sesak napas, sakit kepala, lemas, keringat dingin, dan detak jantung yang tidak teratur.
Cara Mencegah Serangan Jantung Akibat Morning Surge
Untuk mengurangi risiko serangan jantung akibat morning surge, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, antara lain:
Berolahraga secara rutin
Mengonsumsi makanan bergizi seimbang
Membatasi asupan garam, tidak lebih dari 2 sendok teh per hari
Menghindari alkohol dan kafein
Berhenti merokok dan menghindari asap rokok
Mendapatkan istirahat yang cukup
Mengelola stres dengan baik
Selain itu, pemeriksaan rutin tekanan darah sangat penting, baik di klinik maupun di rumah dengan tensimeter.
Jika tekanan darah tinggi atau ada risiko penyakit jantung, dokter biasanya akan meresepkan obat antihipertensi untuk mencegah komplikasi morning surge.- ***




