News

Kasus Keracunan Massal di Sragen Gegerkan Publik, BGN Langsung Perketat SOP Pengiriman Makanan Bergizi Gratis

×

Kasus Keracunan Massal di Sragen Gegerkan Publik, BGN Langsung Perketat SOP Pengiriman Makanan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
Dadan Hindayana
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat para siswa MAN 1 dan SMP PGRI 1 Cianjur yang diduga keracunan makanan. (Foto: Net)

KITAINDONESIASATU.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi angkat bicara terkait dugaan keracunan massal yang menimpa puluhan siswa dan warga di Gemolong, Sragen, Jawa Tengah.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan pihaknya segera memperketat Standar Operasional Prosedur (SOP) pengiriman program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar insiden serupa tidak terulang.

“Kami berusaha sebaik mungkin agar tidak ada kejadian lagi. SOP akan kami tingkatkan, mulai dari pemilihan bahan baku yang lebih ketat, mempercepat proses memasak dan penyiapan, hingga mempersingkat waktu pengiriman,” ujar Dadan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta sebagaimana dikutip Rabu 18 Agustus 2025.

Dadan menjelaskan, makanan MBG seharusnya tidak disimpan terlalu lama di sekolah. Idealnya, makanan sudah dikonsumsi dalam waktu kurang dari empat jam setelah tiba, sehingga kualitas dan keamanan tetap terjaga.

“Pengiriman akan diatur sedemikian rupa agar makanan tidak terlalu lama menunggu di sekolah. Target kami, waktunya lebih singkat dari empat jam,” tambahnya.

Kasus ini mencuat setelah siswa SD, SMP, guru, hingga anggota keluarga di Gemolong mengalami gejala mual, pusing, dan diare usai mengonsumsi MBG. Gejala dialami baik oleh mereka yang makan langsung di sekolah maupun yang membawa pulang makanan tersebut.

MBG untuk wilayah ini diketahui didistribusikan oleh Dapur SPPG Mitra Mandiri Gemolong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *