News

Bupati Garut Gandeng PT Telkom, Siap Hapus Blank Spot dan Wujudkan Keadilan Digital untuk Semua Warga

×

Bupati Garut Gandeng PT Telkom, Siap Hapus Blank Spot dan Wujudkan Keadilan Digital untuk Semua Warga

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dan Telkom
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan kunjungan kerja dengan PT Telkom Indonesia, bertempat di Command Center TIOC, Gedung Telkom Landmark Tower, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (12/8/2025). (Diskominfo Garut)

KITAINDONESIASATU.COM – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan kerja ke PT Telkom Indonesia di Command Center TIOC, Telkom Landmark Tower, Jakarta, Selasa (12/8/2025).

Pertemuan itu membahas peluang kolaborasi demi mewujudkan Garut sebagai daerah modern berbasis digital sekaligus menghapus area blank spot yang masih menjadi kendala.

Dalam diskusi tersebut, Bupati Syakur memaparkan berbagai persoalan yang dihadapi warga dan pemerintah daerah, mulai dari infrastruktur komunikasi, pemerataan akses internet, hingga pentingnya literasi digital.

Menurutnya, pemahaman teknologi yang lebih baik akan mendorong masyarakat Garut semakin melek digital, sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik dapat berjalan lebih efisien.

Baca Juga  Bupati Garut Tegaskan Pentingnya Teladani Akhlak Nabi di Peringatan Maulid, Ini Pesan Lengkapnya!

EVP Telkom Regional II, Edie Kurniawan, menyatakan bahwa sebagai BUMN, Telkom memiliki mandat untuk mendukung digitalisasi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Garut.

Pihaknya berkomitmen mengidentifikasi titik blank spot dan menawarkan solusi melalui tiga teknologi utama: fiber optik, satelit, dan mobile network.

Bupati juga berbagi gagasan terkait digitalisasi pemerintahan, penanganan stunting, serta pengembangan UMKM. Telkom pun berencana mengintegrasikan program unggulan seperti Indonesia Digital Learning untuk guru, dan UMKM Naik Kelas/Go Internasional.

Edie optimistis, kolaborasi ini akan membawa kemajuan signifikan bagi Garut, baik di sektor ekonomi maupun pendidikan, serta menciptakan keadilan digital bagi seluruh lapisan masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *