Hiburan

Sutradara Merah Putih One For All Jelaskan Alasan Kualitas Visual Terkesan Jadul

×

Sutradara Merah Putih One For All Jelaskan Alasan Kualitas Visual Terkesan Jadul

Sebarkan artikel ini
Sutradara Merah Putih One For All Jelaskan Alasan Kualitas Visual Terkesan Jadul
Sutradara Merah Putih One For All Jelaskan Alasan Kualitas Visual Terkesan Jadul

KITAINDONESIASATU.COM – Film animasi Merah Putih One For All terus menjadi sorotan sejak perilisan trailernya, banyak yang menilai kualitas visualnya rendah dan menyerupai animasi lawas. Kritik pun bermunculan di media sosial, hingga akhirnya sang sutradara, Endiarto, angkat bicara menjelaskan alasannya.

Melalui unggahan di akun Twitter @rekamdigital_ pada 12 Agustus 2025, Endiarto menyampaikan bahwa grafis film ini memang sengaja tidak dibuat dengan kualitas tinggi. “Kalau dikatakan kok kualitasnya seperti jadul dan sebagainya, kita memang membuat kalsifikasi animasi Merah Putih ini seperti itu,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa membuat animasi dengan visual berkualitas tinggi membutuhkan biaya besar dan waktu produksi yang jauh lebih panjang. “Tidak membuat yang high, kalay yang membuat high film animasi kita tahu lah. Mmebuat film animasi itu biayanya, waktunya bisa 2, 3 kali, 4 film real,” jelasnya.

Keputusan ini juga berkaitan dengan keinginannya menayangkan film pada HUT RI ke-80 tahun ini. Menurutnya, jika dibuat dengan kualitas tinggi, jadwal rilis tidak akan tercapai. “Kalau kami membuat yang high tentu gak akan bisa kontribusi tahun ini, karena tadi kami urunan hanya tenaga, kemampuan kami. Kita hadirkan yang level ini jadi kalau dituntut dibandingkan dengan yang lain ya komparasinya berbeda, karena tujuan kami bereda pula,” ungkap Endiarto.

Baca Juga  Polisi Amankan Kirab Bendera Putih dari IKN ke Jakarta

Ia menegaskan bahwa tidak masalah jika film tersebut tidak mendapatkan banyak penonton, karena yang terpenting baginya adalah kontribusi terhadap perayaan kemerdekaan dengan passion yang dimiliki. “Sekarang kalau ditanya, penontonnya gak ada ya gapapa, kita punya passion dan kita sudah sepakat untuk itu dan saya sangat bersykur ada tim orang-orang yang memiliki jiwa untuk berkorban walaupun tidak secara fisik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *