News

Kementan Ajak Mahasiswa Terjun ke Pertanian Demi Regenerasi Petani dan Sokong Ketahanan Pangan

×

Kementan Ajak Mahasiswa Terjun ke Pertanian Demi Regenerasi Petani dan Sokong Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
K P 696x464 1

KITAINDONESIASATU.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak para mahasiswa untuk tidak ragu menjadi wirausaha pertanian. Pasalnya usaha yang memiliki potensi pasar yang sangat menjanjikan, saat ini belum mendapat perhatian dari generasi milenial.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, pihaknya meminta mahasiswa untuk tidak ragu menjadi pengusaha yang bergelut di sektor pertanian. Apalag hingga saat ini, 80 persen pengusaha terkaya bergerak di sektor pertanian.

“Tekad kuat dan kerja keras, mengubah nasib mereka, sehingga mampu bangkit dari keterpurukan ekonomi masa lalu,” kata Amran dalam keterangan tertulis yang dikutip, Minggu (15/9).

Baca Juga  Daftar Bansos Maret 2026, Cair Bersamaan dengan Paket Stimulus Lebaran?

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Idha Widi Arsanti menambahkan, pihaknya terus mengajak mahasiswa karena langkah ini penting dan berharap keterlibatan generasi muda di sektor pertanian.

“Saat ini, petani-petani kita sudah semakin tua, sedangkan kebutuhan pangan tidak semakin sedikit. Itulah mengapa, sangat penting mendorong regenerasi petani, yang tentunya akan menyokong ketahanan pangan,” ujar Santi.

Ajakan lainnya juga disampaikan Plt. Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Inneke Kusumaty yang menyebut, para petani yang ada saat ini hanya fokus pada produksi. Dan bila nantinya mahasiswa terlibat pastinya akan banyak upaya yang akan dilakukan.

Baca Juga  Polda Jabar Resmikan Tugu Jagung dan Salurkan Benih ke Kelompok Tani di Nagreg

“Petani selama ini hanya fokus pada produksi, sehingga ketika produksi melimpah, mereka bingung bagaimana memasarkannya, hasil pertanian harus diolah sehingga dapat meningkatkan daya jualnya,” kata Inneke.

Menurutnya perguruan tinggi dan mahasiswa sebagai calon wirausaha muda pertanian memiliki peran penting. Yaitu sebagai inovator berbagai teknologi pengembangan pertanian. Mulai dari budidaya, pra tanam, panen, pasca panen, hingga pemasaran.

“Tidak hanya menghasilkan jurnal, tetapi inovasi tepat guna yang bisa digunakan. Sudah tidak zamannya sifatnya yang konsep atau teoritis tapi implementatif. Mahasiswa teknik menghasilkan prototype yang harus bisa digunakan di lapangan,” jelasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *