KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, berkunjung ke Candi Cangkuang di Garut, Kamis 8 Agustus 2025 kemarin. Lalu, apa dan bagaimana Candi Cangkuang? Yuk sedikit kita ulas soal itu.
Candi Cangkuang adalah sebuah situs bersejarah peninggalan umat Hindu yang terletak di Kampung Pulo, Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Candi ini merupakan satu-satunya candi Hindu yang bertahan di wilayah Tatar Sunda dan menjadi saksi bisu kejayaan peradaban abad ke-8 di daerah tersebut.
Lokasi dan Keunikan Geografis
Candi Cangkuang berdiri di sebuah pulau kecil yang disebut Pulau Panjang, tepat di tengah Danau Cangkuang (Situ Cangkuang). Untuk mencapai candi, pengunjung harus menyeberang danau dengan menggunakan rakit tradisional berbahan bambu. Pemandangan sekitar yang dikelilingi oleh pegunungan seperti Gunung Haruman, Gunung Kaledong, Gunung Mandalawangi, dan Gunung Guntur menambah pesona alam yang menyejukkan.
Di sekitar pulau ini juga terdapat pemukiman adat Kampung Pulo yang masih dihuni oleh beberapa keluarga, menjadikan kawasan ini tidak hanya sebagai situs cagar budaya, tetapi juga sebagai pusat pelestarian tradisi dan kehidupan masyarakat lokal.
Sejarah dan Penemuan
Candi Cangkuang ditemukan kembali pada tanggal 9 Desember 1966 oleh ahli purbakala Drs. Uka Tjandrasasmita berdasarkan buku catatan Bataviach Genoot Schap karya Vorderman dari tahun 1893 yang menyebut adanya makam kuno dan arca Siwa di desa ini.
Penelitian dan penggalian dilakukan mulai tahun 1967 hingga 1968, di mana pondasi dan batuan candi ditemukan dan kemudian dipugar antara tahun 1974 hingga 1976.

