Otomotif

Suzuki Thunder Ramai Diburu Pedagang Bensin Eceran, Harganya Melonjak

×

Suzuki Thunder Ramai Diburu Pedagang Bensin Eceran, Harganya Melonjak

Sebarkan artikel ini
suzuki
suzuki thunder banyak diburu pedagang bensin eceran untuk aktifitas sehari-hari. -Ist-

KITAINDONESIASATU.COM – Sepeda motor Suzuki Thunder 125 kembali menjadi sorotan, namun bukan karena performanya, melainkan karena perannya yang tak tergantikan bagi para pedagang bensin eceran. Motor legendaris ini ramai diburu di pasaran motor bekas, bahkan harganya pun kini melambung tinggi.

Alasan utama di balik popularitasnya adalah kapasitas tangki bensin yang jumbo, mencapai 15 liter. Tangki yang besar ini memungkinkan pedagang untuk menyimpan stok bensin dalam jumlah banyak, sehingga mereka tak perlu bolak-balik ke SPBU. Ditambah lagi, mesinnya yang terkenal bandel dan mudah diperbaiki menjadikan Suzuki Thunder pilihan logis untuk menunjang usaha eceran.

Stok bensin dalam tangki itulah yang kemudian dituang ke dalam botol eceran 1 liter untuk dijual kembali ke konsumen seharga Rp 12.000 – Rp 13.000. Satu tangki Suzuki Thunder berarti bisa memuat 15 botol bensin ukuran 1 liter.

Ini dilakukan para pedagang bensin eceran usai ada larangan pembelian bensin melalui jirigen plastik. Mereka pun mengakalinya dengan membeli pakai motor Suzuki Thunder kemudian menyedotnya untuk dijual kembali ke konsumen.

Lonjakan permintaan ini membuat harga Suzuki Thunder bekas meroket. Jika sebelumnya motor ini dapat dibeli dengan harga di bawah Rp5 juta, kini harganya bisa mencapai Rp7 hingga Rp10 juta, tergantung kondisi dan tahun produksinya. Fenomena ini menunjukkan bagaimana sebuah kendaraan bisa memiliki nilai jual yang unik berdasarkan kegunaannya di luar fungsi utamanya sebagai alat transportasi.

Para pedagang bensin eceran pun rela merogoh kocek lebih dalam demi mendapatkan motor ini. Bagi mereka, Suzuki Thunder bukan sekadar motor, melainkan aset penting yang mendukung kelancaran bisnis sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *