KITAINDONESIASATU.COM – Nama Kwik Kian Gie akan selalu dikenang sebagai salah satu tokoh ekonomi paling berintegritas di Indonesia. Lahir di Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada 11 Januari 1935, Kwik bukan hanya dikenal karena kejeniusannya di bidang ekonomi, tetapi juga karena keberaniannya bersuara kritis demi kepentingan rakyat.
Sejak muda, semangat nasionalisme telah tertanam kuat dalam dirinya. Di usia 19 tahun, ia ikut mendirikan SMA Erlangga di Surabaya, menandakan dedikasi awalnya di dunia pendidikan. Perjalanan akademiknya terus berlanjut hingga ke Belanda, di mana ia menempuh pendidikan ekonomi di Nederlandsche Economiche Hogeschool Rotterdam (sekarang Erasmus University Rotterdam), tempat para tokoh bangsa seperti Moh. Hatta dan Radius Prawiro juga pernah belajar.
Kwik memulai karier di Kedutaan Besar RI di Den Haag dan kemudian menjadi pelaku di dunia bisnis Indonesia. Namun, yang paling membekas adalah dedikasinya di ranah pendidikan dan politik. Ia mendirikan beberapa institusi pendidikan ternama seperti Institut Manajemen Prasetiya Mulya dan Institut Bisnis Indonesia, yang kemudian berganti nama menjadi Kwik Kian Gie School of Business.
Di kancah politik, ia bergabung dengan PDI dan dipercaya menduduki berbagai posisi penting, mulai dari Anggota Badan Pekerja MPR, Wakil Ketua MPR, hingga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Kepala Bappenas. Gagasannya selalu berangkat dari keberpihakan pada rakyat, dan ia tak segan mengkritik kebijakan yang menurutnya menyimpang dari kepentingan nasional.
Meski sudah tidak aktif di politik praktis, Kwik tetap menjadi suara penting dalam diskursus ekonomi dan pembangunan. Tulisannya di media, pandangannya dalam seminar, serta konsistensinya dalam memperjuangkan kebenaran, menjadikannya sosok yang dihormati lintas generasi.
Pendidikan:
- Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia
- Nederlandsche Economiche Hogeschool (Erasmus Universiteit), Belanda
Karier Utama:
- Asisten Atase di KBRI Den Haag (1963–1964)
- Direktur di sejumlah perusahaan di Belanda dan Indonesia
- Pendiri berbagai institusi bisnis dan pendidikan
- Politisi PDI dan PDI Perjuangan
- Menteri Koordinator Ekonomi RI (1999–2000)
- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Bappenas (2001–2004)
- Wakil Ketua MPR RI
Prestasi:
- Penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana RI. (*)


