KITAINDONESIASATU.COM – Kasus penemuan jazad manusia yang terbungkus plastik di dalam kardus yang ditemuka di Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik, Jawa Timur seorang wanita pengemudi ojek online.
Untuk sementara identitas yang ditemukan bernama Sevi Ayu Claudia, berusia 30 tahun kelahiran 23 Juni 1995 warga Pecantingan, Sekardangan, Kota Sidoarjo, Jawa Timur dengan kondisi korban mengenaskan.
Tubuh korban ditekuk kemudian dibungkus plastik dan dimasukkan ke dalam kardus cokelat dengan dilakban plastik, korban mengalami luka di bagaian kepala.
Dalam jazad juga ditemukan korban masih mengenakan jaket jeans warna biru, berkaos hitam dan celana legging abu-abu, saat ditemukan korban tan mengenakan pakaian dalam bagian atas.
Peristiwa penemuan mayat sendiri bermula sekitar pukul 07:00 WIB oleh dua saksi Huda dan Amang, keduanya sedang mencari sarapan pagi, tiba-tiba dipanggil seorang pria pencari rumput yang mencurigai bungkusan kardus berbalut kantong plastik hitam di pinggir jalan.
Setelah dicek bungkusan itu berisi mayat perempuan, hingga akhirnya segera melaporkan ke Polsek Kedamean yang langsung ditindaklanjuti oleh Unit Identifikasi Polres Gresik untuk bahan penyelidikan lebih lanjut.
Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz mengatakan jika korban seorang perempuan, untuk penyebab kematian masih meninggu hasil autopsi, hingga kini polisi sudah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian penemuan mayat.
Sementara sepeda motor dan ponsel korban hingga saat ini belum ditemukan, polsel menjadi saksi bisu dalam bebehari terakhir sebelum jasad korban di temukan terbungkus di dalam kardus di pinggir jalan.
Korban sempat mengunggah status di akun Facebook pribadinya hingga banyak membuat netizen yang trenyuh ungkapan status korban di akunnya itu.
“Di dunia ini kita nggak ada kewajiban untuk membuktikan seberapa baik kita kepada orang lain, karena bakal selalu ada orang yang tidak suka,” tulis Sevi dalam unggahannya itu.
Bahkan kematian Sevi ini juga membuat simpati dari para ojek online lainnya yang merupakan teman satu profesi mereka sebagai sosok yang ramah, mudah bergaul dan bekerja keras.
Seperti dungkapkan Sekjen Asosiasi Drive Online Jawa Timur, Samuel Grandy menjelaskan Sevi sosok seorang wanita yang baik tidak neko-neko dan pekerja keras.
Peristiwa kematian ini juga membuat pukulan berat keluarga besarnya khususnya sang ibu Sumaiyah yang tak kuasa menahan tangis ketika mendengar kematian satu-satunya putrinya yang diduga menjadi korban kekerasan ini.
Dia pun berharap agar polisi segera menangkap pelaku yang tega menghabisi nyawa korban, sementara ratusan driver ojol dari berbagai daerah sudah mendatangi rumah duku di Sidoarjo untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah. **

