KITAINDONESIASATU.COM – Buah Dewandaru (Eugenia uniflora), atau yang juga dikenal sebagai ceri Suriname atau ceremai londo, merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Selatan dan kini tumbuh subur di Indonesia.
Selain dipercaya sebagai simbol keberuntungan oleh masyarakat, tanaman ini ternyata menyimpan potensi manfaat kesehatan yang tidak banyak diketahui.
Buah dan daun dewandaru mengandung beragam nutrisi penting, seperti vitamin A, vitamin C, beta-karoten, kalsium, kalium, magnesium, serta antioksidan alami seperti flavonoid dan tanin.
Secara tradisional, dewandaru digunakan sebagai obat penurun demam dan pereda diare, berkat sifat antibakterinya terhadap bakteri seperti Escherichia coli.
Meski demikian, efektivitasnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Tak hanya itu, kandungan vitamin C dalam dewandaru juga baik untuk menjaga kesehatan kulit, melindungi dari kerusakan akibat sinar UV, serta membantu produksi kolagen.
Buah ini juga dikaitkan dengan pengobatan infeksi kulit akibat bakteri Staphylococcus aureus maupun jamur Candida, meskipun belum terbukti secara klinis.
Dewandaru juga dipercaya dapat mendukung kesehatan mata berkat vitamin A dan beta-karotennya.
Bahkan, buah ini memiliki potensi membantu menstabilkan tekanan darah karena efek diuretiknya, serta melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memicu kanker.
Walau terlihat menjanjikan, penggunaan dewandaru untuk pengobatan masih harus melalui pengawasan medis.
Konsumsi berlebihan atau tanpa konsultasi bisa berdampak negatif.
Oleh karena itu, jika tertarik menjadikan dewandaru sebagai bagian dari pengobatan herbal, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis untuk memastikan keamanan dan dosis yang tepat.-***


