Berita UtamaLifestyle

Asam Folat untuk Ibu Hamil: Manfaat, dan Potensi Bahayanya

×

Asam Folat untuk Ibu Hamil: Manfaat, dan Potensi Bahayanya

Sebarkan artikel ini
FotoJet 20
Asam folat untuk ibu hamil

KITAINDONESIASATU.COM – Asam folat, juga dikenal sebagai vitamin B9, memiliki peran penting dalam produksi sel darah merah serta perkembangan otak dan sistem saraf janin, terutama bagi ibu hamil.

Kekurangan asam ini pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko anemia dan persalinan prematur.

Selain itu, kurangnya asupan asam folat juga bisa berdampak pada janin, seperti kelahiran dengan berat badan rendah dan cacat bawaan seperti spina bifida atau anensefali.

Untuk mencegah kondisi tersebut, ibu hamil dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan asam ini melalui makanan bergizi atau suplemen yang sesuai dengan anjuran dokter.

BACA JUGA: Ibu Hamil Makan Daun Singkong, Apakah Aman?

Namun, mengonsumsi asam folat dalam jumlah berlebihan juga tidak disarankan, karena dapat menimbulkan efek samping.

Asupan yang direkomendasikan untuk ibu hamil adalah sekitar 600 mikrogram per hari, sementara wanita yang tidak hamil membutuhkan sekitar 400 mikrogram per hari. Asupan ini dapat berasal dari makanan maupun suplemen.

Konsumsi asam ini secara berlebih dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti mual, kehilangan nafsu makan, kembung, rasa tidak enak di mulut, gangguan tidur, dan perubahan suasana hati.

Dalam kasus yang jarang terjadi, juga bisa memicu reaksi alergi seperti gatal, ruam, atau sakit perut.

Beberapa penelitian bahkan mengindikasikan bahwa kelebihan asam ini saat hamil mungkin terkait dengan peningkatan risiko autisme pada janin, meskipun hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Untuk mencukupi kebutuhannya, ibu hamil dapat mengonsumsi makanan kaya asam folat seperti bayam, kacang-kacangan, gandum, hati ayam, atau brokoli.

Bila diperlukan, suplemen asam folat juga dapat dikonsumsi sesuai dengan resep dokter.

Konsultasi dengan dokter kandungan sangat penting untuk memastikan asupan asam yang tepat, guna mencegah kekurangan atau kelebihan, serta menghindari efek samping yang tidak diinginkan selama kehamilan.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *