KITAINDONESIASATU.COM – Tur pramusim Liverpool di Asia tak berjalan mulus. Dalam laga uji coba melawan AC Milan, tim asuhan pelatih Arne Slot harus menelan kekalahan menyakitkan 2-4, meskipun mereka menguasai bola lebih dominan.
Pertandingan tersebut jadi gambaran jelas bahwa masih banyak pekerjaan rumah, terutama dalam sektor pertahanan.
Awal Cerita dari Leao
AC Milan langsung tampil menggigit sejak menit awal. Aksi individu Rafael Leao membuat lini belakang Liverpool kewalahan.
Ia berhasil melewati Virgil van Dijk dan menjebol gawang Alisson Becker dengan penyelesaian apik. Selebrasinya ditujukan sebagai penghormatan untuk mendiang Diogo Jota, rekan satu negaranya di Portugal.
Tak lama berselang, Liverpool membalas lewat gol ciamik Dominik Szoboszlai. Bermula dari kerja sama apik dengan pemain muda Trey Nyoni dan Ngumoha, gelandang asal Hungaria ini berhasil menyamakan kedudukan 1-1.
Babak pertama ditutup dengan beberapa peluang dari kedua kubu, namun tak ada gol tambahan tercipta.
Babak Kedua Jadi Mimpi Buruk
Memasuki paruh kedua, Milan melakukan sejumlah pergantian pemain yang justru memperkuat lini serang mereka. Ruben Loftus-Cheek membawa Milan unggul 2-1 setelah menerima umpan matang dari Rafael Leao.

