Lifestyle

7 Keutamaan Membaca Al-Qur’an yang Bikin Hidup Penuh Berkah, Sudah Amalkan Hari Ini?

×

7 Keutamaan Membaca Al-Qur’an yang Bikin Hidup Penuh Berkah, Sudah Amalkan Hari Ini?

Sebarkan artikel ini
alquran
Ilustrasi Al-Qur'an. (Foto: Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM –  Al-Qur’an bukan sekadar bacaan biasa. Kitab suci ini adalah kalamullah yang diturunkan langsung dari langit melalui malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam setiap hurufnya terkandung cahaya, petunjuk, dan lautan hikmah tak bertepi. Tak heran, membaca Al-Qur’an menjadi salah satu ibadah paling agung yang dijanjikan pahala luar biasa!

Dikutip dari karya ulama besar Sayyid Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi, membaca Al-Qur’an termasuk ibadah paling utama, bentuk taqarrub paling tinggi, dan bentuk ketaatan tertinggi kepada Allah. Siapa yang istiqamah melantunkan ayat suci, maka ia sedang menapaki jalan menuju kemuliaan abadi.

BACA JUGA: https://www.kitaindonesiasatu.com/sport/sepakbola/gila-juventus-amankan-gatti-hingga-2030/

BACA JUGA: https://www.kitaindonesiasatu.com/news/kabar-terbaru-bmkg-hujan-ringan-bakal-turun-di-kota-kota-ini/

BACA JUGA: https://www.kitaindonesiasatu.com/news/aklamasi-tanpa-lawan-zaki-iskandar-kembali-jadi-ketua-dpd-golkar-jakarta/

Dilansir dari NU Online, Sayyid Bakri mengutip ayat Al-Qur’an dan sejumlah hadits yang menerangkan keutamaan membaca Al-Qur’an.  

Pertama: اِنَّ الَّذِيْنَ يَتْلُوْنَ كِتٰبَ اللّٰهِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً يَّرْجُوْنَ تِجَارَةً لَّنْ تَبُوْرَ لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُم مِّن فَضْلِهِ ۚ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ

Artinya: “Sungguh, orang-orang yang selalu membaca kitab Allah, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan tersembunyi dan terang benderang. Mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi agar Allah menyempurnakan untuk mereka pahala mereka dan menambahi mereka dengan sebagian karunia-Nya. Sungguh Allah maha pengampun lagi maha penerima syukur.” (Surat Fathir ayat 29-30). 

Kedua: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم أفضل عبادة أمتي تلاوة القرآن 

 Artinya: “Rasulullah saw bersabda, ‘Ibadah paling utama dari umatku adalah pembacaan Al-Qur’an.”

Ketiga: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول الرب عز وجل من شغله القرآن وذكري عن مسألتي أعطيته أفضل ما أعطي السائلين وفضل كلام الله على سائر الكلام كفضل الله على خلقه 

Artinya: “Rasulullah saw bersabda, Allah berfirman, siapa yang cukup sibuk membaca Al-Qur’an dan berzikir, niscaya Kuberikan kepadanya anugerah paling utama yang pernah Kuberikan kepada mereka yang berdoa. Perumpamaan keutamaan kalam ilahi dibanding ucapan yang lain seperti keutamaan Allah terhadap makhluk-Nya.”

Keempat: عن أبي أمامة قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول اقرءوا القرآن فإنه يأتي يوم القيامة شفيعاً لأصحابه 

Artinya: “Dari Abu Umamah, ia berkata, Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Hendaklah kalian membaca Al-Qur’an karena ia nanti akan datang sebagai pemberi syafa’at bagi pembacanya pada hari kiamat.” (HR Bukhari dan Muslim). 

Kelima: من قرأ القرآن ثم رأى أن أحدا أوتي أفضل مما أوتي فقد استصغر من عظمة الله أخرجه الطبراني 

 Artinya: “Siapa yang membaca Al-Qur’an kemudian melihat orang diberikan anugerah lebih baik daripada anugerah yang diberikan kepadanya, sungguh ia telah meremehkan sebagian dari kebesaran Allah.” (HR At-Thabarani).

Keenam: قال صلى الله عليه و سلم ما من شفيع أفضل منزلة عند الله تعالى من القرآن 

 Artinya: “Rasulullah SAW bersabda, tiada pemberi syafa’at yang kedudukannya lebih utama di sisi Allah selain Al-Qur’an itu sendiri.’’

Ketujuh: وقال صلى الله عليه و سلم إن القلوب تصدأ كما يصدأ الحديد فقيل يا رسول الله وما جلاؤها فقال تلاوة القرآن وذكر الموت أخرجه البيهقي 

 Artinya: “Rasulullah saw bersabda, ‘Sungguh, hati itu berkarat sebagaimana besi dimakan karat. Wahai Rasulullah, lalu apa yang dapat membersihkannya?’ tanya sebagian sahabat. membaca Al-Qur’an dan mengingat kematian, jawab Rasulullah.’’ (HR Al-Baihaqi). 

Demikian sejumlah ayat Al-Qur’an dan hadits Rasulullah yang menggambarkan keutamaan membaca kalam Ilahi. Membaca Al-Qur’an bukan hanya ladang pahala, tapi juga sumber ketenangan jiwa, penyembuh hati, dan pemberi syafa’at di akhirat. Di era yang penuh godaan dan fitnah, Al-Qur’an adalah kompas yang akan menuntun kita agar tidak tersesat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *