KITAINDONESIASATU.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjarmasin resmi meluncurkan program Zakat Community Development (ZCD) 2025 dengan fokus penyaluran bantuan modal usaha dan pembinaan untuk pelaku usaha mikro dan kecil.
“Kelompok pembuat telur asin ini memenuhi syarat untuk program ZCD karena mereka butuh bantuan modal dan peralatan produksi,” kata Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin, H. Muhammad Riduan, Rabu (23/7/2025).
Riduan menjelaskan, program ZCD memang menyasar kelompok usaha kecil yang sudah berjalan, tapi kesulitan berkembang karena keterbatasan modal atau peralatan. Semua penerima bantuan diverifikasi lebih dulu agar benar-benar layak menerima zakat, infak, dan sedekah.
Tahun ini, BAZNAS Kota Banjarmasin sudah menyalurkan bantuan modal usaha ke 71 pelaku usaha mikro dan kecil. Bantuan yang diberikan bervariasi, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp1 juta, tergantung kebutuhan usaha.
“Total bantuan yang sudah disalurkan hampir Rp50 juta,” ujar Riduan.
Menurutnya, program bantuan usaha mikro ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Sudah ribuan pelaku usaha di Banjarmasin yang merasakan manfaatnya. Selain ZCD, BAZNAS juga punya sejumlah program lain seperti bedah rumah, sembako untuk lansia, bantuan korban kebakaran, hingga program penanganan stunting lewat pemberian makanan bergizi untuk ibu hamil dari keluarga kurang mampu.
Riduan pun mengajak masyarakat, terutama yang sudah wajib zakat, untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi BAZNAS.
“Zakat yang dititipkan melalui BAZNAS pasti disalurkan tepat sasaran kepada mereka yang berhak,” tegasnya.
Penyaluran bantuan modal kali ini turut dihadiri perwakilan Pemkot Banjarmasin, Polresta Banjarmasin, dan Kemenag Kota Banjarmasin. (Anang Fadhilah)




