KITAINDONESIASATU.COM – Baru-baru ini, Valve membuat kejutan di kalangan komunitas game dan pengembang independen dengan menghapus ratusan game dewasa dari platform Steam.
Langkah ini dilakukan secara diam-diam dan menimbulkan berbagai pertanyaan terkait kebebasan kreatif serta kebijakan konten digital di masa depan.
Game 18+ Dihapus karena Kebijakan Baru Steamworks
Dalam pembaruan terbaru, Steamworks — sistem distribusi konten digital Valve — memperbarui kebijakan konten, khususnya terkait konten 18+.
Pembaruan tersebut melarang konten yang tidak memenuhi ketentuan mitra pemrosesan pembayaran, terutama konten dewasa yang tidak memiliki sistem pembatasan usia yang memadai atau label peringatan yang sesuai.
Akibatnya, ratusan judul game dengan tema ekstrem, termasuk seri populer seperti “Interactive Sex” , telah dihapus dari toko Steam.
Tekanan Hukum Global Jadi Alasan Utama
Langkah Valve ini diduga terkait dengan penerapan Undang-Undang Keamanan Online Inggris, yang mewajibkan platform digital untuk secara proaktif memantau dan menghapus konten berbahaya atau tidak pantas.
Tekanan dari pihak hukum dan mitra pembayaran membuat Steam dan platform digital lainnya harus lebih selektif dalam menampilkan konten.

