KITAINDONESIASATU.COM – Pemilihan suara (Pemira) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang digelar di Solo telah menghasilkan keputusan penting: Kaesang Pangarep resmi terpilih sebagai Ketua Umum PSI periode 2025-2030. Putra bungsu Presiden Joko Widodo ini berhasil meraih dukungan mayoritas dengan perolehan 65,28 persen suara dari total suara sah yang masuk.
Pemilihan ketua umum ini berlangsung demokratis dengan melibatkan seluruh anggota PSI sebanyak 187.306 anggota PSI yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sejak awal, nama Kaesang memang santer disebut-sebut sebagai kandidat kuat, mengingat popularitas dan keterlibatannya yang semakin aktif di kancah politik nasional.
Sebelum pemungutan suara, Steering Committee menetapkan tiga calon ketua umum yang sudah memenuhi syarat, yaitu: Ronald Aristone Sinaga (nomor urut 1), didukung enam DPW dan 36 DPD, Kaesang Pangarep (nomor urut 2), didukung 10 DPW dan 78 DPD dan Agus Mulyono Herlambang (nomor urut 3), didukung enam DPW dan 24 DPD. Tiga nama ini yang dipilih menjadi Ketua Umum PSI dengan sistem 1 orang 1 suara.
Dalam pidato kemenangannya, Kaesang menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen untuk membawa PSI menjadi partai yang lebih inklusif, progresif, dan relevan bagi anak muda. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja keras seluruh kader untuk menghadapi tantangan politik ke depan, termasuk persiapan menuju Pemilu 2029.
Terpilihnya Kaesang diharapkan dapat memberikan angin segar bagi PSI dan memperkuat posisi partai dalam peta politik Indonesia. Dengan kepemimpinan barunya, PSI bertekad untuk terus menyuarakan kepentingan rakyat dan berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa.


