KITAINDONESIASATU.COM – Jet-jet tempur Israel kembali menggempur barat daya Suriah pada Selasa (15/7/2025), menghantam tank, kendaraan lapis baja, dan konvoi militer di Suwayda, hanya beberapa jam setelah Menteri Pertahanan Suriah mengumumkan gencatan senjata penuh.
Yang lebih mengejutkan, Amerika Serikat langsung angkat suara dan membantah keras keterlibatannya. “AS tidak ikut serta dalam serangan itu. Hubungi langsung IDF,” ujar seorang pejabat pertahanan AS kepada Anadolu Agency.
Serangan ini disebut-sebut atas perintah langsung Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Sementara itu, tentara Suriah mulai mundur dan menyerahkan kendali keamanan kepada pasukan internal.
Ironisnya, sehari sebelumnya, bentrokan berdarah antara suku Badui dan milisi Druze menewaskan lebih dari 30 orang dan melukai hampir 100 lainnya. Kini situasi di Suriah makin membera. (Sumber: Anadolu)

