Berita Utama

Disabilitas Netra Kini Bisa Lapor Masalah Kota Lewat Suara, Begini Cara Kerjanya

×

Disabilitas Netra Kini Bisa Lapor Masalah Kota Lewat Suara, Begini Cara Kerjanya

Sebarkan artikel ini
1001144891
Layanan INARA adalah fitur voice command pada aplikasi SiBadra, yang dirancang khusus agar teman-teman disabilitas netra bisa menyampaikan aduan (KIS/IST)

KITAINDONESIASATU.COM– Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menghadirkan layanan publik yang ramah dan inklusif bagi penyandang disabilitas terus diperkuat. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui peluncuran fitur suara Inklusi Netra untuk Aduan dan Respon Warga (INARA) pada Aplikasi SiBadra, yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, di Paseban Sri Bima dan Suradipati, Balai Kota Bogor.

Fitur INARA dirancang khusus agar penyandang disabilitas netra dapat menyampaikan keluhan secara mandiri melalui teknologi perintah suara, terutama terkait aksesibilitas fasilitas publik di Kota Bogor.

Wali Kota Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasinya atas peluncuran fitur tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran INARA merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas.

“Ini sebuah langkah baik yang menunjukkan keberpihakan kita kepada semua masyarakat, baik masyarakat biasa maupun penyandang disabilitas, terutama disabilitas netra,“ ujar Dedie, Rabu 16 Juli 2025.

Ia berharap kehadiran fitur INARA mampu mempermudah masyarakat dalam menyampaikan keluhan, terutama mereka yang selama ini menghadapi kendala akses komunikasi.

“Kesulitan dalam menyampaikan pesan dan kesan kini diberikan kemudahan melalui fitur INARA. Jadi silakan nanti dicoba bagi para disabilitas netra apabila ada keluhan, terutama di akses publik, sarana prasarana penunjang, silakan sampaikan dari sudut pandang disabilitas melalui fitur INARA yang ada di SiBadra,” jelasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor, Rudiyana, menyatakan bahwa pengembangan INARA merupakan bagian dari transformasi layanan publik berbasis digital yang inklusif. Ia juga memberikan apresiasi terhadap kolaborasi lintas pihak dalam pengembangan fitur tersebut.

“Dengan teknologi perintah suara, penyandang tuna netra kini bisa menyampaikan aspirasi secara mudah dan mandiri,” ucap Rudiyana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *