KITAINDONESIASATU.COM- Nilai-nilai perjuangan Pattimura yang membara kembali digaungkan di Kota Bogor. Bukan hanya sebagai simbol perlawanan terhadap penjajah, sosok pahlawan nasional asal Maluku itu juga dikenang sebagai pejuang kemanusiaan dan pemersatu bangsa.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menegaskan, semangat Thomas Matulessy atau Pattimura harus terus diwarisi, terutama oleh generasi muda.
“Beliau cinta kepada tanah airnya, cinta kepada bangsanya, juga ingin mempertahankan tanah kelahiran demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Maluku,” ujar Dedie saat menghadiri peringatan Hari Pattimura ke-208 yang digelar Maluku Satu Rasa Salam Sarane Bersatu (M1R SSB) Kota Bogor di GOR Pajajaran, Sabtu 12 Julo 2025 sore.
Mengusung tema “Pattimura Hidup Dalam Semangat Muda yang Bergerak dan Berkarya”, kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Forkopimda, keluarga para pahlawan nasional, serta masyarakat Maluku yang tinggal di Kota Bogor. Sejumlah pertunjukan seni budaya pun turut memeriahkan suasana.
Dedie menambahkan, perjuangan Pattimura tidak hanya berdampak bagi rakyat Maluku, tapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk di Kota Bogor.
“Kita diingatkan kembali bahwa perjuangan Pattimura dalam melawan penjajah juga dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, tidak hanya oleh warga Maluku saja. Jadi, keberadaan masyarakat Maluku di Kota Bogor adalah bagian integral dari masyarakat yang plural,” ungkapnya.
Ia pun berharap, peringatan ini bisa menjadi momentum untuk mempererat rasa kekeluargaan dan persatuan antarwarga Kota Bogor. Dedie mengajak seluruh masyarakat dari beragam latar belakang untuk terus menjaga kondusivitas daerah.
Ketua M1R SSB Kota Bogor, Faisal Abdul Hadji, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kita mengadakan kegiatan ini sebagai wujud kreasi Maluku Satu Rasa Kota Bogor sekaligus menampilkan karya seni budaya,” ujarnya.
Ia juga menyatakan harapannya agar ke depan M1R SSB dapat terus bersinergi dengan berbagai program pemerintah dalam membangun kebudayaan dan kebersamaan di Kota Bogor.
Sebagai informasi, dalam acara tersebut Wali Kota Bogor Dedie Rachim secara simbolis menyerahkan sertifikat penghargaan kepada warga Maluku berprestasi.
Beragam seni budaya turut ditampilkan, seperti Tarian Cakalele, penyalaan dan peletakan obor Pattimura, penampilan musik dan tarian khas, hingga pertunjukan cara membuat papeda yang menjadi simbol kekayaan kuliner Maluku. (Nicko)

