KITAINDONESIASATU.COM – Polda Metro Jaya masih terus mengembangkan penyelidikan atas kematian diplomat Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan kepala terlilit lakban. Hingga kini, penyebab pasti kematian Arya masih menjadi misteri.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, menyatakan bahwa proses penyelidikan terhadap kasus tersebut diperkirakan akan selesai dalam waktu dekat.
“Mudah-mudahan seminggu lagi selesai,” katanya pada Kamis, 7 Juli 2025.
Karyoto menegaskan bahwa dalam menangani kasus ini, kepolisian tidak mengandalkan satu alat bukti saja. Ia menekankan pendekatan menyeluruh dalam proses penyelidikan.
“Yang jelas kita secara komperhensif, tidak satu alat bukti kemudian kita menyimpulkan,” ujarnya.
Sebagai langkah lanjutan, tim penyidik akan melakukan uji digital forensik terhadap perangkat milik Arya, termasuk ponsel dan laptop pribadinya.
“Bisa ditrace ke mana, jam berapa, dia berhubungan dengan siapa,” pungkasnya.



