News

Kecelakaan Megerikan Magetan: Emak-emak Bonceng 3 Anaknya di Bawah Umur dan Balita Tabrak Rumah 1 Tewas

×

Kecelakaan Megerikan Magetan: Emak-emak Bonceng 3 Anaknya di Bawah Umur dan Balita Tabrak Rumah 1 Tewas

Sebarkan artikel ini
kecelakaan magetan
Petugas polisi mengamankan kendaraan korban dan petugas kesehatan melakukan pertolongan kepada korban kecelakaan. foto: istimewa/ tangkapan layar

KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan mengerikan terjadi di ruas Jalan Raya Sarangan di area Pertigaan Ngerong, Desa Dadi, Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menewaskan seorang anak di bawah umur, Kamis (10/7/2025) malam pukul 19:00 WIB.

Insiden terjadi merupakan kecelakaan tunggal dialami seorang emak-emak Tutik Setiawati (37) bersama memboceng tiga anaknya masih di bawah umur dan seorang balita, hingga menewaskan salah satu dari anak itu berusia 8 tahun.

Menurut informasi yang diperoleh dari para saksi kecelakaan terjadi ketika itu Tutik Setiawati mengendarai sepeda motor Honad Beat AE 5221 QE dengan membonceng ketiga anaknya masing-masing berinisial MTY (14), MTJ (8) dan MTW (2) turun dari arah Sarangan ke arah Plaosan.

Keempat korban kecelakaan diketahui adalah warga Jalan Biliton, Kota Magetan yang sedang dari arah Sarangan hendang pulang ke rumahnya di tengah Kota Magetan yang berjarak sekitar 10 km.

Di tengah perjalanan tiba-tiba sepeda motor yang dikendarai oleng dan langsung menabrak rumah warga hingga menimbulkan suara keras yang mengejutkan warga yang berada di sekitarnya.

Kendaraan yang menabrak rumah warga membuat pengendara yang terdiri dari seorang dewasa dan tiga anak itu terpental dan bejatuhan di jalan.

Menurut keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan, Iptu Sulanjar penyebab kecelakaan akibat diduga sepeda motor yang dikendarai korban mengalami rem blong, sehingga kedaraan melaju tak terkendali dan menabrak rumah yang berdekatan dengan jalan.

Akibat insiden tersebut seorang anak meninggal dunia di tempat kejadian kecelakaan adalah anak kedua bernisial MTJ yang berusia 8 tahun mengalami luka berat dan nyawanya tak tertolong.

Sementara anak pertama MTY yang berusia 14 tahun mengalami sesak bagian dada sedangkan anak yang ketiga MTW berusia 2 tahun selamat tanpa mengalami luka serius.

Sedangkan sang ibu Ny Tutik mengalami luka parah dengan patah kaki kiri, seluruh korban kecelakaan langsung dievakuasi oleh petugas dan warga ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Seorang saksi mata warga setempat, Wahyu dan Cuplis menyaksikan korban mengendarai sepeda motor bersama ketiga anak-anak melaju kencang sebelum akhirnya menabrak rumah warga.

Terkait kecelakaan ini petugas kepolisian masih akan mendalami penyebab pasti kecelakaan, polisi sudah melakukan olah tempat kejadian dan mengamankan sepeda motor korban.

Terkait peristiwa ini polisi menghimbau agar pengendara dan masyarakat pengguna jalan agar waspada dan berhati-hati dan selalu mengecek kendaraan mengingat kawasan pegunungan kendaraan harus selalu prima.

Diketahui dalam beberapa waktu terakhir dua kali terjadi kecelakaan di lokasi yang sama, bahkan dua kecelakaan yang terjadi telah menelan korban jiwa dari para pengendara itu. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *